Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Beras Komponen Terbesar Penyumbang Inflasi

Fahmi Fahriza • Kamis, 5 Oktober 2023 | 19:20 WIB

 

Statistisi Ahli Utama Badan Pusat Statistik (BPS) DIJ Sentot Bangun Widoyono
Statistisi Ahli Utama Badan Pusat Statistik (BPS) DIJ Sentot Bangun Widoyono

RADAR JOGJA - Naiknya harga beras menjadi salah satu komponen dominan yang mengakibatkan terjadinya inflasi di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Secara secara umum hal tersebut juga terjadi pada tingkat nasional.

Statistisi Ahli Utama Badan Pusat Statistik (BPS) DIJ Sentot Bangun Widoyono merinci, menurut data BPS inflasi di DIJ sebesar 0,29 persen secara month-to-month (mtm) per September 2023."Lalu secara tahunan year-on-year (yoy) inflasi terjadi sebesar 3,30 persen," jelasnya, kemarin (4/10).

Sentot menjelaskan bahwa andil inflasi yang cukup besar juga berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yakni sebesar 0,60 persen dengan andil 0,14 persen.Selanjutnya diikuti oleh sektor transportasi sebesar 0,42 persen dengan andil 0,06 persen dan kelompok kesehatan 0,83 persen dengan andil 0,02 persen."Kenaikan harga utamanya disebabkan beras yang naik cukup besar 6,28 persen dibanding bulan sebelumnya," sebutnya.

Diakuinya, beras juga jadi salah satu komoditas penyumbang inflasi secara tahunan. Dalam periode September 2022 hingga September 2023 telah terjadi kenaikan harga beras sebesar 18,80 persen dengan andil 0,56 persen. Aspek yang menyebabkan tingginya harga beras disebutnya didorong oleh kenaikan harga di tingkat petani dan penggilingan akibat kemarau berkepanjangan.  "Inflasi juga disumbang oleh bensin yang mengalami kenaikan harga 1,80 persen dengan andil pada inflasi 0,07 persen," bebernya.

Komponen lain yang juga mengalami kenaikan dan memiliki andil pada inflasi disebutnya adalah rokok. "Rokok kretek filter mengalami kenaikan 16,98 persen dengan andil 0,28 persen," tuturnya (iza/din).

Editor : Satria Pradika
#Harga Beras DIY #inflasi #daerah istimewa jogjakarta