JOGJA - Angkutan pelat merah Trans Jogja telah dilakukan peremajaan dengan pengoperasian bus baru. Ada 25 bus lama yang dilakukan peremajaan, dengan mengganti 25 bus baru rute 3A dan 1B. Puluhan bus ini sudah beroperasi per 1 Oktober lalu.
Plt Kepala Dinas Perhubungan DIY Sumariyoto mengatakan, pengadaan bus baru 25 unit tersebut untuk mengganti unit lama Trans Jogja. Sebab, sudah waktunya diganti sejak beroperasi 2016 silam.
"Peremajaan menggantikan 25 unit (bus lama) sudah duganti 25 unit (bus baru) secara bertahap. Sudah dioperasionalkan sejak tanggal 1 (Oktober) kemarin," katanya kemarin (4/10).
Sumariyoto menjelaskan puluhan bus yang diremajakan tersebut rute Trans Jogja jalur 3A dan 1B. Pertimbangannya peremajaan dilakukan di jalur ini.
Sebab, banyakan bus yang beroperasi atau melayani disana sudah berusia lama atau 7 tahunan.
"Pertimbangannya yang jelas 1B dan 3A memang kemarin bus lama melayani disitu jadi menggantikan," ujarnya.
Dia menyebut, khusus rute Trans Jogja Palbapang Bantul baru digantikan separo dari total kebutuhan 10 bus disana. Sebab, desain busnya low entry atau pintu masuk yang rendah. Kemudian jalur Palbapang Bantul ini juga halte portable masih terbatas.
"Sehingga karena disana sudah antusiasme masyarakat menggunakan Trans Jogja banyak, kemudian akses terbatas maka kita beri prioritas yang dari Palbapang biar orang nggak kesulitan mengakses yang masuk busnya," jelasnya.
Menurutnya, anggaran pembelian 25 bus tersebut menggunakan APBD DIY yang dimasukkan dalam komponen biaya operasional kendaraan (BOK). Sehingga pengadaan 25 bus bukan Dishub DIY melainkan operator Trans Jogja.
"BOK itu dananya ada investasi, upah, BBM jadi ada fixed cost ada variable cost. Komponen biaya investasi itu yang digunakan untuk pengadaan bus," tambahnya.
Pun 25 bus lama selanjutnya dalam proses penghapusan secara administrasi dan selanjutnya dimasukkan ke garasi.
"Kami belum bisa matur soal peningkatannya berapa, tapi yang jelas janji yang sudah kami sampaikan dulu untuk diremajakan di tahun ini masyarakat sangat menunggu. Cuma saya belum bisa memotret peningkatannya berapa," imbuhnya.
Terpisah Manajer Transportasi PT Anindya Mitra International (AMI) Wahyu Saktiaji mengatakan, penggantian bus tersebut mengingat dari sisi usia, bus-bus tersebut sudah waktunya diganti. "Bus yang diganti ini dulunya merupakan bus bantuan dari Pemerintah Pusat yang warnanya biru, total 25 unit," katanya.
Adapun peremajaan itu dilakukan sesuai dengan SK Gubernur DIY bahwa peremajaan dilakukan 7 tahun.
Secara teknis penggantian, armada baru juga akan dipakai untuk rute Ngabean-Palbapang Bantul sebanyak 20 unit. Selanjutnya 10 armada yang selama ini beroperasi di jalur Ngabean-Palbapang digeser menggantikan bus lama yang berwarna biru di rute 1B dan 3A.
Wahyu menjelaskan, salah satu pertimbangan rute Palbapang diganti dengan bus baru karena penumpangnya sudah terbiasa dengan model low deck dan masuk dari pintu depan dengan tanpa halte maupun halte portabel.
“Bus lama yang diganti ini kemudian ditarik oleh Dishub, teknisnya nanti akan dititipkan di garasi PT AMI,” imbuhnya. (wia)
Editor : Amin Surachmad