Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Keraton Jogja Ajak Kenalkan Siswa Tahu Proses Membatik, Tumbuhkan Kebanggaan Generasi Muda Kenakan Batik

Winda Atika Ira Puspita • Selasa, 3 Oktober 2023 | 02:24 WIB
LESTARIKAN: Generasi muda membatik di kompleks Keraton Jogja Senin (2/10). (Winda Atika I.P./Radar Jogja)
LESTARIKAN: Generasi muda membatik di kompleks Keraton Jogja Senin (2/10). (Winda Atika I.P./Radar Jogja)


JOGJA - Keraton Jogja mengajak satuan pendidikan di Jogjakarta untuk mulai mengenalkan proses membuat batik kepada para siswa.

Tak sekadar mengenalkan motif semata, ini agar generasi muda sekarang bisa lebih menghargai batik. 


Kawedanan Hageng Kridhomardowo Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro mengatakan, peringatan Hari Batik Nasional 2023 harus dimaknai generasi muda masa kini. Sebab, sebagian besar anak muda masih menganggap batik sekedar corak semata. 


"Iya corak-corak, motif pakaian padahal itu lebih dari sekedar corak tapi melibatkan sebuah proses," katanya di Kompleks Keraton Jogja kemarin (2/10). 


KPH Noto melihat sejauh ini generasi muda sudah terlalu jauh banyak yang tidak paham proses membatik. Batik tak hanya diresapi sebagai sebuah corak atau motif saja. 


"Kalau sekadar melihat batik sebagai corak atau motif ini sangat disayangkan. Walaupun itu corak tradisional kalau nggak dibatik ya bukan batik," ujarnya. 


Menurutnya, setidaknya mereka dikenalkan mulai pendidikan di satuan pendidikan tertentu. Mulai dari mengenalkan secara dasar tentang batik  spesifik batik, sejarah dan laim-lain.

Pada prinsipnya, hal yang paling penting bagaimana mengajarkan proses itu sendiri yang tak hanya bicara hari saja melainkan berbulan-bulan. 


"Syukur-syukur setelah mengerti prosesnya ini kalau memakai batik lebih ada rasa kebanggaan. Harapannya mereka lebih seneng juga memakai batik," jelasnya. 


Kanjeng Noto menyebut, pemakaian wajib pakaian batik di lingkungan sekolah ini juga sudah menjadi bukti implementasi menumbuhkan kebanggaan kepada para siswa akan batik. Namun, diharapkan siswa-siswa bisa terlibat untuk belajar membatik secara langsung. 


"Paling gampang setiap batik kalau motif-motif tradisi pasti ada filosofinya ada cerita dibelakangnya. Mbok itu dikenalkan syukur-syukur mau mengenalkan prosesnya membuat batik," terangnya.


Pun Keraton Jogja membuka diri untuk mengajarkan para siswa terjun langsung belajar membatik di Keraton.

Pendidikan membatik kepada para siswa ini sudah diawali sekolah dari Olifant School. Ratusan siswa belajar proses membatik di Keraton oleh orang berkompeten langsung dari Keraton Jogja. 


"Harapannya ini menjadi awal untuk mengenalkan proses membatik kepada siswa. Kami terbuka dengan sekolah-sekolah lain kalau mau punya acara dengan Keraton kita punya program pendidikan dengan masyarakat," tambahnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#hari batik nasional 2023 #keraton jogja #Batik