RADAR JOGJA - Setelah berhasil merampungkan sensus pertanian 2023 Badan Pusat Statistik (BPS) DIJ masih akan melakukan proses selanjutnya yakni proses entry data dan verifikasi.
Kepala BPS DIJ Herum Fajarwati menyebut, bahwa pihaknya juga telah menyiapkan skema penerjunan kembali petugas ke lapangan untuk verifikasi data guna mendapatkan validasi. "Pengecekan ulang ke lapangan soal data sensus pertanian rencananya pertengahan Oktober,"katanya, Jumat (29/9).
Herum menjelaskan, saat ini pihaknya sedang dalam proses pengecekan. Diakuinya ada item-item tertentu yang proses verifikasi perlu lebih dari satu kali. "Ada beberapa yang perlu konfirmasi lebih lanjut dan mudah-mudahan tidak terlalu banyak," ungkapnya.
Skema verifikasi tersebut dilakukan guna mempermudah validasi data yang sangat beragam dan ada beberapa data yang terkesan anomali atau tidak umum."Misalnya satuan ikan yang dijual terlalu kecil datanya, itu anomali, ternyata yang dijual bibitnya," ujar Herum mencontohkan.
Hal-hal semacam itu disebutnya perlu kroscek berkala agar tidak terjadi kesalahan data yang diinput, "Dalam statistik ada verifikasi, dan ada kemungkinan petugas turun lagi ke lapangan," lontarnya.
Herum sendiri turut mengapresiasi atas keterbukaan dan partisipasi masyarakat yang menjadi responden pada sensus pertanian lalu, ia pun meminta masyarakat untuk tetap kondusif dan menerima sebagian petugas jika ada yang diterjunkan kembali.
Diakuinya, jika berjalan sesuai yang direncanakan angka sementara terkait data-data sensus yang telah dihimpun akan dibuka pada akhir tahun ini."Harapannya pada Desember nanti kami bisa berikan angka sementara," tuturnya.(iza/pra)
Editor : Satria Pradika