Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Baliho Gibran Wapres 2024 Mejeng di Bantul

Khairul Ma'arif • Jumat, 29 September 2023 | 16:38 WIB
TAK MASALAH: Baliho bergambar Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang berisi dukungan kepadanya menjadi calon wakil presiden.Khairul Ma
TAK MASALAH: Baliho bergambar Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang berisi dukungan kepadanya menjadi calon wakil presiden.Khairul Ma

RADAR JOGJA - Ada pemandangan berbeda di salah satu titik baliho di Jalan Srandakan. Tepatnya di Pedukuhan Jodog, Gilangharjo, Pandak, Bantul. Mejeng gambar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Dinarasikan, anak Presiden Joko Widodo itu sebagai Calon Wakil Presiden 2024 nanti.


Selain itu, di baliho itu juga bertuliskan "Muda Bertalenta". Wajah Gibran terpampang di jelas dengan sebagiannya bertuliskan pesan perbedaan. Letak baliho dengan ukuran besar yang berada di pinggir Jalan Srandakan nampaknya membuat pengendara dapat melihatnya dengan mudah. Baliho itu, akan dapat dilihat jika melaju dari arah Barat menuju ke Timur Jalan Srandakan.


Kepala Pedukuhan Jodog Bayu tidak mengetahui siap yang memasangnya. Meski berada di wilayahnya, dia jarang memonitor baliho tersebut. Menurutnya, yang dipromosikan selalu berganti-ganti. Bahkan, dia tidak mengetahui sejak kapan wajah Gibran mejeng di baliho tersebut. "Ya memang itu baliho masuk wilayah kami Pedukuhan Jodog, terkait yang pasang kami kurang tahu," ucapnya kepada Radar Jogja, Kamis (28/9).


Diketahui Gibran merupakan kader dari Partai PDI Perjuangan. Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu sudah menunjuk Ganjar Pranowo sebagai calon presiden 2024 nanti. Tetapi, memang Cawapresnya sampai sekarang belum ditunjuk sosoknya.


Senada dengan Bayu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bantul Joko Purnomo juga tidak mengetahui siap yang memasang baliho itu. Dia juga tidak mengetahui dipasang di Bantul itu maksud tujuannya untuk apa. Namun, menurutnya, Gibran mejeng di baliho itu adalah miliknya swasta yang ada vendornya. "Jadi mungkin itu ada pihak-pihak yang memang menyewa dengan pemasangan gambar itu kebetulan baliho itu terletak di pintu masuk Kabupaten Bantul dari arah Kulon Progo," ungkapnya.


Sementara itu, berkaitan dengan Cawapres yang menemani Ganjar semuanya sudah diputuskan di dalam kongres PDIP Perjuangan jika itu menjadi kewenangan ketua umum. Oleh karena itu, di tingkat DPC tentunya menunggu keputusan dan akan tegak lurus atas dengan Megawati. Joko mengaku, hari ini berangkat ke Jakarta untuk mengikuti rakernas keempat PDIP Perjuangan dari 29 September sampai 1 Oktober. "Nah kami berharap nanti ada keputusan-keputusan yang diambil oleh ibu ketua umum maupun DPP PDI Perjuangan," tuturnya.
Menurutnya, Megawati adalah sosok negarawan pastinya yang dipikirkannya keutuhan bangsa dan negara serta keselamatan masyarakat Indonesia. Atas dasar itu, menurutnya, Cawapres yang ditunjuknya sudah melalui pertimbangan yang sangat matang.

 


Karena itu, kata Joko, DPC PDI Perjuangan Bantul tidak perlu merisaukan kaitannya dengan adanya baliho Gibran di Jalan Srandakan. Siapapun yang memasangnya itu karena baliho vendor atau milik swasta. Sehingga, sifatnya disewakan oleh siapa saja. "Tetapi yang pasti itu tidak ada kaitannya dengan kami yang ada di Bantul untuk usulan-usulan maupun pertimbangan apapun yang pasti kalau presiden wakil presiden itu calonnya untuk menjadi kewenangan ibu ketua umum," tegasnya. (rul/pra)

Editor : Satria Pradika
#DPC PDIP Bantul #gibran #wapres #baliho