RADAR JOGJA - Tingginya suhu Kota Jogja di tengah musim kemarau ini menjadi salah satu faktor meningkatnya parameter PM 2,5 pada udara di Kota Jogja. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mencatat parameter PM 2,5 selama September ini berada pada kategori sedang.
"Yang Agustus kemarin baik sampai sedang, yang sedang adalah parameter PM 2,5. September masih sama seperti Juli dan Agustus," kata Analis Kebijakan DLH Kota Jogja Intan Dewani, Senin (25/9).
Hasil uji kualitas udara pada Agustus menunjukkan PM 2,5 pada kategori sedang. Tepatnya dengan nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sebesar 78,7. PM 2,5 merupakan partikel udara yang lebih kecil dari 2,5 mikron.
Intan menyebut pengujian dilakukan menggunakan metode Air Quality Monitoring System (AQMS). Melalui metode ini pengujian kualitas udara dilakukan pada radius lima kilometer. "Nilai rata-rata PM 2,5 sedang, indeks standar pencemaran udara (ISPU) 50 sampai 100. (PM 2,5) cenderung mengalami peningkatan di setiap musim kemarau," kata Intan.
Sebelumnya, Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kota Jogja Endang Sri Rahayu menyebut musim kemarau yg kering ini menyebabkan terjadinya kenaikan kasus flu dan Ispa. Kenaikan bahkan mencapai 30-40 persen. Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)."Selain itu meningkatkan daya tahan tubuh dengan gizi seimbang, banyak minun air putih, dan mengonsunsi sayur dan buah," imbau Endang. (isa/pra)
Editor : Satria Pradika