JOGJA - Kondisi darurat sampah yang terjadi di Kota Jogja menjadikan warganya terus menciptakan inovasi. Mulai dari inovasi cara pengelolaan sampah hingga inovasi pembuatan benda atau kerajinan dengan memanfaatkan sampah.
Salah satunya adalah inovasi ecobrick yang dibuat oleh warga Kemantren Mergangsan. Ecobrick merupakan bata ramah lingkungan dengan memanfaatkan botol plastik bekas dan potongan sampah plastik anorganik.
Ketua Forum Bank Sampah Kemantren Mergangsan Bakhriah Sufiatun menyebut ecobrick menjadi salah satu produk unggulan yang dibuat oleh bank sampah.
Upik, sapaannya mengatakan produk ecobrick buatan warga Kemantren Mergangsan ini bahkan tercatat sebagai 4 ecobrick terbaik versi komunitas ecobrick berskala internasional, Global Ecobricks Alliance (GEA).
"Dinilai dari jumlah kemasan plastik, kepadatan ecobrick, hingga warna dasar" jelas Upik saat diwawancara di Benteng Vredeburg beberapa waktu lalu.
Upik menuturkan produk ecobrick tak hanya dapat difungsikan sebagai batu bata ramah lingkungan. Beberapa perlengkapan furniture seperti meja, bangku, hingga amben tempat kasur juga bisa dibuat dari ecobrick.
Menurut Upik, ecobrick menjadi salah satu solusi dalam penanganan sampah anorganik. Ini karena mampu menyerap sampah dalam jumlah banyak jika dibandingkan dengan pembuatan kerajinan seperti tas ataupun dompet.
Dia membandingkan, dalam satu produk tas atau dompet sampah plastik kemasan yang dibutuhkan hanya sekitar 100 gram.
Sementara satu botol ecobrick membutuhkan setidaknya 0,24 kilogram potongan kecil sampah plastik kemasan.
Sementara untuk furniture bangku saja membutuhkan hingga 19 botol. Sehingga, satu furniture paling tidak bisa memakan hingga 4 kilogram sampah.
"Bahkan kalau untuk meja dan amben bisa lebih dari 4 kilogram," katanya.
Sekretaris Forum Bank Sampah Kemantren Mergangsan Ismu menuturkan dalam waktu dekat ecobrick Kemantren Mergangsan akan maju kompetisi tingkat Kota Jogja.
Pihaknya akan menampilkan gunungan yang tersusun dari 400 buah ecobrick.
"Perlombaan akan dilaksanakan Oktober, semoga bisa menang," harapnya. (isa)
Editor : Amin Surachmad