RADAR JOGJA - Masjid Gedhe Mataram Kotagede sangat istimewa. Tak hanya dimanfaatkan sebagai pusat penyebaran Islam, masjid ini pun memiliki banyak "benda" kaya makna.
Salah satunya adalah bedug. Tentu, bukan sembarang bedug.
Diameter bedug tersebut sekitar satu meter. Bedug diletakkan di serambi masjid.
Umur bedug itu hampir sama dengan umur bangunan masjid. Sudah berumur ratusan tahun.
Ada kisah unik di balik bedug ini. Konon, batang katu untuk bedug raksasa ini ditemukan oleh Sunan Kalijaga.
Baca Juga: Alas Mentaok Kotagede Cikal Bakal Jogja, Ini Penjelasan Pohon Mentaok dan Manfaatnya
Waktu itu, Sunan Kalijaga sedang mengembara melalui Kulon Progo. Dia, secara tidak sengaja, menemukan ada pohon berukuran besar.
Pohon tersebut milik Kiai Pringgit. Atau, dikenal sebagai Nyai Brintik.
Sunan Kalijaga pun menemui Nyai Brintik. Pohon itu diberikan kepada Sunan Kalijaga.
Batang pohon yang besar itu kemudian dijadikan sebagai rangka bedug. Hingga kini, bedug tersebut masih ada di Masjid Gedhe Mataram Kotagede.
Editor : Amin Surachmad