JOGJA - Sebagai upaya mendorong penggunaan angkutan umum di tengah masyarakat, puluhan siswa SMP Negeri 3 Depok Sleman mendapat sosialisasi pengarusutamaan angkutan umum.
Mereka juga berkesempatan mendapatkan kartu Trans Jogja khusus pelajar dari Dinas Perhubungan (Dishub) DIJ, Rabu (13/9/2023).
Kepala Bidang Angkutan Dishub DIJ Wulan Sapto Nugroho mengatakan, layanan integrasi moda di DIJ terdiri dari tempat parkir, halte TransJogja, Stasiun KRL, dan bandara.
TransJogja merupakan layanan angkutan umum yang disediakan dan dikelola oleh Pemerintah DIJ menggunakan anggaran daerah.
"Ini adalah wujud tanggung jawab pemerintah sesuai undang-undang," katanya.
Setidaknya 48 siswa dan dua guru hadir dalam sosialisasi pengarusutamaan angkutan umum di laboratorium IPA, SMP N 3 Depok Sleman, Sopalan, Krodan, Maguwoharjo, Depok, Sleman.
Sosialisasi ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2023 yang diperingati pada 17 September 2023 mendatang. Dan bertujuan untuk mendorong penggunaan angkutan umum di tengah masyarakat.
Sapto menjelaskan, sesuai aturan yang ada, pemerintah wajib menyediakan transportasi umum bagi masyarakat.
"Semakin bagus transportasi di suatu daerah, maka perekonomian akan semakin maju," ujarnya.
Dia menyebut, saat ini baru ada 18 trayek Trans Jogja. Jumlah ini diklaim belum mampu menjangkau seluruh sekolah di DIJ. Namun demikian, pemerintah terus berupaya melakukan pengembangan.
Meski begitu, pemerintah memberikan tarif khusus bagi pelajar di DIJ. Hanya dengan Rp 60 siswa-siswi di Jogjakarta bisa berkeliling kota menggunakan Trans Jogja.
"Tarif khusus pelajar itu hanya Rp 60, dengan harga itu sudah bisa berkeliling Jogjakarta," jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Dishub DIJ juga membagikan 50 kartu Trans Jogja khusus pelajar berisi saldo Rp 50 ribu kepada seluruh peserta. Pembagian kartu khusus itu pun disambut antusias oleh para siswa.
Siswa dan siswi yang mengikuti sosialiasi ini pun bisa menggunakan kartu khusus tersebut saat menaiki bus Trans Jogja dengan tarif Rp 60 saja.
Adapun, saat ini pembelian dan pengisian saldo kartu Trans Jogja bisa dilakukan di enam halte, di antaranya Halte Bandara Adisutjipto, Halte Hotel Royal Ambarukmo, Halte Taman Pintar, Halte Terminal Giwangan, Halte Terminal Jombor, dab Halte Terminal Pakem.
Selanjutnya, para siswa pun diajak untuk merasakan langsung pengalaman menaiki bus Trans Jogja dari sekolah ke Bandara Adisutjipto.
Selain merasakan sensasi naik angkutan umum, para siswa juga diajak menyaksikan layanan integrasi moda transportasi yang ada di bandara.
Turun dari Halte Trans Jogja di Bandara Adisutjipto Dishub DIJ mengajak para siswa melihat langsung layanan tempat parkir, Stasiun Maguwo, dan bagian dalam Bandara Adisutjipto yang merupakan wujud integrasi moda transportasi.
"Dengan layanan terintegrasi tersebut, masyarakat Jogjakarta bisa melakukan perjalanan ke berbagai tujuan dengan memanfaatkan berbagai moda transportasi publik, baik bus Trans Jogja, KRL, maupun pesawat terbang," tambahnya.
Senada, Anggota Komisi C DPRD DIJ Gimmy Rusdin Sinaga mengajak para siswa untuk membiasakan diri menggunakan transportasi publik.
"Enaknya naik angkutan umum itu tidak ada polusi, minim kecelakaan, lebih hemat, aman, dan nyaman," katanya.
Kepala SMP N 3 Depok Sleman Darto juga mengajak siswa-siswinya untuk memanfaatkan transportasi umum Trans Jogja bersama keluarga.
"Coba nanti kalau hari Minggu atau Sabtu, kalau diajak piknik atau jalan-jalan sama orang tua, kalian ajak naik bus," sarannya. (wia/bah)
Editor : Bahana.