Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DIY Masuk Lima Besar Provinsi di Indonesia dengan Prevalensi Tertinggi Pemakaian Narkoba

Wulan Yanuarwati • Kamis, 7 September 2023 | 03:26 WIB

 

APPROACH: Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Brigjen Pol Andi Fairan di kampus Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta Rabu (6/9). (Dok STIMARYO)
APPROACH: Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Brigjen Pol Andi Fairan di kampus Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta Rabu (6/9). (Dok STIMARYO)

RADAR JOGJA - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Brigjen Pol Andi Fairan mengatakan DIY masuk dalam lima besar provinsi dengan prevalensi tertinggi kategori pemakaian narkoba. Temuan ini berdasarkan Survei Narkoba BNN-LIPI 2019, yakni sebanyak 2,30 persen atau setara dengan 18.802 penyalahguna narkoba. 

Hal ini disampaikan dalam orientasi akademik di Sekolah Tinggi Maritim Yogyakarta (STIMARYO). Sehingga, perlu dilakukan sosialisasi sejak awal tentang bahaya narkoba. Terutama bagi para mahasiswa baru yang akan menempuh pendidikan di DIY.

Baca Juga: Seluruh UPT Bersih dari Narkoba, Kemenkumham DIJ Raih Penghargaan BNN RI

"Tingginya pemakaian narkoba di wilayah DIY disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah keanekaragaman suku yang menjadi penduduk DIY, terdapat bandara internasional yang memudahkan orang untuk masuk dan keluar," jelasnya.

"Selain itu, Jogja merupakan salah satu kota tujuan favorit pendidikan dan juga wisata," imbuhnya.

Dia mengatakan pelbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Pihaknya menempuh empat macam approach. Yaitu, soft oower approach (pencegahan, pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi), hard power approach (pemberantasan), smart power approach (IT Development and Analysis) dan kerja sama yang mencakup domestik, regional, dan internasional.

Baca Juga: Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba, Pejabat Pemkab Magelang Ikuti Tes Urine

Sementara itu, acara orientasi akademik di STIMARYO berlangsung selama dua hari, 4-5 September 2023. Ketua STIMARYO Wegig Pratama mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadi kampus bersih narkoba. Salah satu upaya ialah sosialisasi bahaya narkoba kepada mahasiswa baru.

"Dalam acara orientasi akademik ini, taruna baru STIMARYO mendapatkan kesempatan menerima kuliah umum dari Badan Narkotika Nasional DIY," ujarnya.

Baca Juga: Siang Monyet Ekor Panjang Serang Tanaman, Malam Anjing Luar Serang Ternak

Pada kesempatan tersebut, STIMARYO dan BNNP DIY sekaligus berkomitmen menandatangani nota kesepahaman tentang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika. Dibentuk pula satgas anti narkoba di lingkungan kampus tersebut. (lan)

Editor : Amin Surachmad
#radar jogja #badan narkotika nasional #Bersih Narkoba