JOGJA - Para petugas KAI Daop VI termasuk jajaran pimpinan turun lapangan langsung melayani para penumpang kereta api di Stasiun Jogja Senin (4/9). Mereka menggantikan tugas forntliner, porter, hingga layanan yang dilakukan prama prami di kereta api Taksaka jalur 3.
Ya, upaya tersebut dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 4 September 2023. Hal ini sebagai komitmen jajaran Daop VI dalam menjaga hubungan baik dengan para pelanggan.
EVP Daop 6 Jogja Bambang Respationo mengatakan, kegiatan ini dibagi di beberapa titik. Selain di Stasiun Jogja, juga staisun Solo Balapan dan Lempuyangan.
"Ini komitmen kita (menjaga hubungan baik dengan pelanggan), karena pelanggan kepuasannya selalu naik. Dan, kita berusaha selalu memenuhi hal tersebut," katanya di Stasiun Jogja.
Bambang menjelaskan, sejatinya pelayanan secara langsung ke pelanggan tersebut dilakukan tak hanya momentum HPN saja. Terlebih, sekarang ini ada layanan baru bernama face recognition (FR) boarding gate. Sehingga butuh sosialisasi lebih intens kepada para pelanggan.
"Terutama di FR ini, kita sosialisasi jadi sering (melayani) di depan. Karena harus awasi langsung, ini kan mengubah pola perilaku pelanggan," ujarnya.
Face recognition adalah sistem autentikasi data biometrik dengan mencocokkan wajah seseorang dengan banyak gambar digital yang ada. Di mana, metode digital ini ke depan akan digunakan di semua stasiun untuk memudahkan pelanggan. Sehingga tak lagi memakai boarding manual.
"Jadi nanti penumpang lebih enak, mereka beli (tiket) dari online datang ke stasiun tidak perlu lagi boarding manual nyetak tiket bawa KTPKT Tapi dia cukup menunjukkan wajahnya di depan mesin FR, kemudian gate-nya akan terbuka kalau sudah terkonek," jelasnya.
Adapun, seluruh jajaran manajemen Daop 6 Jogjakarta yang turun langsung ke stasiun untuk menyapa dan melayani pelanggan bertugas berbagai macam desk. Ada yang bertugas sebagai frontliner, sebagai petugas loket, petugas boarding, petugas face recognition boarding gate, prama, bahkan sampai petugas porter.
"Sebenarnya lebih dekat justru lebih enak, karena keluhan dari pelanggan kalau memang ada lebih cepat tersampaikan," terangnya.
Manager Humas Daop 6 Jogjakarta Franoto Wibowo menambahkan, pada momen tersebut EVP (Kepala) Daop 6 Jogjakarta Bambang Respationo dan Deputy Daop 6 Nugroho Dwi Sasongko juga turun langsung melayani pelanggan terutama pelanggan lansia. "Ini karena pelanggan lansia menjadi prioritas utama selain ibu hamil, dan difabel," tambahnya.
Franoto menyebut Daop 6 juga menghadirkan flashmob untuk menghibur para pelanggan di stasiun. Flashmob dilakukan oleh jajaran manajemen dan seluruh petugas.
Pembagian ratusan suvenir juga dilakukan oleh Daop 6 Jogjakarta di beberapa stasiun dan kereta api. Di antaranya, Stasiun Jogjakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solobalapan, KA Taksaka, dan KA Batara Kresna.
Di KA Taksaka, pembagian suvenir dilakukan kepada pelanggan yang berulang tahun pada tanggal 4 September dan melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI. (wia)
Editor : Amin Surachmad