JOGJA - Stasiun Yogyakarta mulai menerapkan pembayaran non tunai untuk layanan parkir per 1 Sepetember lalu. Pembayaran non tunai parkir menggunakan kartu uang eletronik.
Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Franoto Wibowo mengatakan, penerapan sistem pembayaran non tunai ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan bagi pelanggan.
Dengan penerapan cashless ini penumpang tidak akan repot mencari karcis parkir saat akan keluar dan meminimalisasi denda akibat kehilangan karcis parkir.
"Pengoperasian kartu uang elektronik ini juga menekan human error dari sisi salah perhitungan uang kembalian, yang dapat terjadi karena pemotongan saldo telah menggunakan sistem," katanya Minggu (3/9).
Franoto menjelaskan, pelanggan nantinya setelah melakukan tap in juga akan mendapatkan struk sebagai bukti pembayaran pemotongan kartu uang elektronik sejumlah biaya parkir yang berlaku.
Franoto menjelaskan, dalam penerapan cashless parkir Stasiun Yogyakarta di hari pertama, tidak ditemukan kendala berarti baik dari sistem maupun dari masyarakat yang hendak menggunakan layanan parkir.
"Para pelanggan yang hendak menggunakan layanan parkir di Stasiun Yogyakarta kami imbau untuk mempersiapkan kartu uang elektronik dan memastikan cukup saldo saat akan keluar parkir," ujarnya.
Area parkir stasiun dikelola oleh PT Reska Multi Usaha, sebagai anak perusahaan KAI. Sebelumnya, beberapa stasiun besar juga telah menerapkan sistem pembayaran non tunai seperti Stasiun Semarang Tawang, Surabaya Gubeng, Stasiun Kiaracondong, dan lainnya.
"Di Stasiun Yogyakarta, sistem pembayaran non tunai menggunakan kartu uang elektronik ini berlaku untuk parkir kendaraan mobil dan motor," jelasnya.
Pembayaran dapat menggunakan kartu uang elektronik dari beberapa bank yaitu e-Money (Mandiri), Flazz (BCA), TapCash (BNI), BRIZZI (BRI), dan KMT Commuterline. (wia)
Editor : Amin Surachmad