JOGJA - Gelaran Malioboro Menari yang diikuti sekitar 1.700 peserta memantik rasa penasaran dan antusiasme penonton. Masyarakat sekitar maupun wisatawan luar kota antusias menyaksikan gelaran tersebut datang ke lokasi acara di Jalan Malioboro Jogja.
Salah seorang pengunjung asal Jakarta, Rina Sujarno, menyebut, Jogjakarta jadi salah satu kota yang hampir pasti dikunjunginya setiap tahun. Sebab, Jogjakarta memiliki budaya dan ragam agenda seni yang beragam.
"Kebetulan lagi di Jogja mengunjungi anak kuliah di sini, ternyata ada gelaran menari ini dan sangat ramai," jelasnya pada Radar Jogja Sabtu (2/9).
Rina menambahkan, gelaran Malioboro Menari disebutnya sebagai aktivitas seni budaya yang sangat positif, karena ada muatan tradisional yang tetap dibawakan dalam gelaran tersebut.
"Ini bagus ya, karena menarinya menggunakan pakaian adat, kan jadi tambah unik," lanjutnya.
Terpisah, salah satu warga Jogjakarta Revita Mawarsari mengaku datang untuk menikmati agenda seni budaya tersebut dan juga mendukung sang ibu yang juga ikut sebagai peserta.
"Ibu saya ikut, tapi saya cuma nonton sambil dokumentasi saja. Soalnya, saya gak bisa nari," kelakarnya.
Diakui Revita, dirinya cukup senang karena banyak agenda yang dijalankan di wilayah DIY. Hal tersebut diyakininya jadi salah satu hal penting yang dapat memantik antusiasme wisatawan ke DIY.
"Seru sih banyak agenda, aku juga sering rekomendasi ke temen-temen kuliah ku dari luar kota tiap ada agenda,' tuturnya (iza).
Editor : Amin Surachmad