Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Silly, Kreator Pernak-pernik Terinspirasi dari Keseharian: Buat Gelang dari Warna Lucu Es Krim

Fahmi Fahriza • Sabtu, 2 September 2023 | 22:30 WIB
KREATIF: Brand Silly banyak memproduksi aksesoris mulai dari gelang, kalung dan cincin yang insipirasi nya banyak datang dari hal-hal keseharian. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
KREATIF: Brand Silly banyak memproduksi aksesoris mulai dari gelang, kalung dan cincin yang insipirasi nya banyak datang dari hal-hal keseharian. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Industri kreatif makin berkelindan dengan ragam inovasi produk yang dihasilkan para kreatornya, seperti halnya Silly, sebuah brand yang digagas oleh Dewi Arnis sejak 2011 silam.

Secara konteks, Silly berfokus pada aksesori fashion seperti gelang, cincin, kalung hingga anting.

"Berawal dari keisengan zaman SMA yang hobi bikin aksesori dan akhirnya bisa bertahan sampai sekarang," jelas perempuan 28 tahun tersebut, Rabu (30/8).

Dewi mengungkapkan, pada prosesnya membuat aksesori Silly banyak terinspirasi dari hal-hal umum yang ditemui atau dilakukannya sehari-hari.

"Misal, lagi makan es krim dan warnanya lucu, aku ambil warna warnanya buat dijadiin gelang," sambungnya.

Lebih lanjut, diakui Dewi bahwa Silly saat ini dipasarkan secara online dan offline. Untuk online Dewi memanfaatkan sosial media dan marketplace sementara untuk offline dirinya terlibat di beberapa booth dalam mal. 

"Offline kita ada di Plaza Ambarrukmo, Plaza Malioboro, Galeria dan beberapa toko oleh-oleh di Jogja," sebutnya.

Perihal harga, brand Silly mematok mulai angka Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu. Silly juga mempunyai tagline yaitu Funny is Yours yang bertujuan mengajak pelanggannya untuk tampil lebih ceria dan dapat menunjang penampilan.

Dewi turut berharap, ke depannya Silly dapat memiliki toko yang berdiri sendiri dan juga makin memperluas jangkauan pasar baik secara offline maupun online.

"Jujur pengen banget bisa buka di Bali dan Jakarta juga sih," harapnya.

Dewi menambahkan, bahwa Silly diharapkan dapat disenangi banyak orang dan bermanfaat untuk orang sekitar. Selain itu, bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan ke depannya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#aksesori #lapangan pekerjaan #sosial media