Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ben Suwi, yo Sithik-Sithik Wae Mlebune, TPST Piyungan Zona Transisi 2 Mulai Operasi Oktober

Guntur Aga Tirtana • Jumat, 25 Agustus 2023 | 00:46 WIB
BERSIHKAN: Suasana TPA Piyungan Kamis (27/7). (Guntur Aga Tirtanadi/Radar Jogja)
BERSIHKAN: Suasana TPA Piyungan Kamis (27/7). (Guntur Aga Tirtanadi/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Progres pembangunan zona landfill transisi dua sudah mencapai 58 persen. Ini ditargetkan selesai dan dapat menampung sampah pada awal Oktober mendatang.

Namun, saat ini aktivitas pembuangan sampah ke TPST Piyungan sudah dibuka untuk zona transisi 1. Kuota sampah yang diterima pun meningkat menjadi 180 ton per hari dari sebelumnya 100 ton per hari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) DIY Anna Rina Herbanti mengatakan, akses pembuangan sampah ke TPST Piyungan sudah dibuka. Sifatnya masih dibatasi, dan jalurnya menuju ke zona transisi 1.

"Sebenarnya sekarang aja udah dibuka, cuma dibatasi yang masuk. Ada diberi jalur khusus menuju ke transisi 1, tapi kuota dibatasi," katanya Kamis (24/8).

Anna menjelaskan jumlah sampah yang masuk ke transisi 1 dibatasi sekitar 180 ton tiap hari. Jumlah ini mengalami peningkatan dari kuota sebelumnya sebanyak 100 ton per hari.

"Kuota yang masuk transisi tahap 1 dibatasi, 180 yang masuk. Ada peningkatan dari 100 ton kemarin," ujarnya. 

Artinya, untuk 5 September mendatang, dia menyebut tidak menutup kemungkinan sudah bisa dibuka. Karena jalurnya sudah bisa dilalui kendaraan.

"Kalau kemarin ditutup karena kami kan harus konsentrasi di dekat transisi tahap 1," jelasnya.

Pun diharapkan sampah yang masuk baik di zona transisi 1 dan 2 ke depan tetap dibatasi. Ini karena volume kapasitas yang masuk ke dua zona transisi itu juga terbatas. Dia juga mendukung langkah kabupaten/kota bisa mengolah sampahnya masing-masing.

"Meskipun masih ada yang masuk ke transisi 1, kalau seperti ini kan bagus. Karena sampah kan mereka harus tau cara mengatasinya masing-masing wilayah," terangnya.

Dengan demikian, jika sampah yang masuk tetap dibatasi maka usia TPST Piyungan diprediksi bisa sanggup beroperasi hingga akhir tahun 2024. Terlebih, upaya pengadaan teknologi baru untuk mengolah sampah bisa dimulai paling cepat 2024 mendatang.

"Kalau ben suwi ikine, yo sithik-sithik wae mlebune (supaya bisa lama sampahnya dibatasi yang masuk), 200 terus aja gitu, biar bertahannya lama, biar jangka waktunya lama," tambahnya.

Adapun, proses pembangunan zona transisi 2 ini sudah dilakukan pemasangan lapisan geomembran dan pipa pembuangah limbah air lindi di area zona transisi dua.

Sehingga saat ini tinggal dilakukan pembangunan dinding di area dermaga pembuangan sampah. "Ada dinding penahannya mau ke dermaganya itu sisa-sisanya," imbuhnya. (wia)

Editor : Amin Surachmad
#pembuangan sampah #radar jogja #teknologi baru #TPST Piyungan