JOGJA - Semarak HUT Ke-78 Kemerdekaan RI masih terasa hingga hari ini. Salah satunya di Teras Malioboro (TM) 2 Malioboro, Jogja, Minggu (20/8).
Ribuan pedagang TM 2 turut serta menyemarakkan HUT ke-78 RI dengan berbagai perlombaan. Salah satunya lomba hias lorong TM 2.
Ketua Panitia Lomba 17-an TM 2 Dadang Putranto menjelaskan lomba hias lorong diikuti oleh seluruh pedagang dari 20 lorong TM 2. Masing-masing lorong setidaknya ada sekitar 50 pedagang. Penilaian meliputi keindahan, kerapihan, hingga kesesuaian tema.
"Yang paling unik lomba hias lorong karena baru pertama kali digelar. Selain itu ada juga lomba voli tapi pakai terpal, jadi netnya tidak kelihatan, sepak bola pakai daster perempuan, dan lomba estafet kelereng. Ada juga senam sehat supaya para pedagang juga sehat," kata Dadang saat ditemui di TM 2, Minggu (20/8).
Dia menambahkan, lomba pitulasan ini seluruhnya diinisiasi oleh para pedagang TM 2. Bahkan, hadiah jutaan rupiah yang disiapkan juga merupakan swadana dari para pedagang TM 2.
Dia berharap, gelaran ini dapat menarik perhatian pengunjung Malioboro. Dengan demikian, nantinya akan meningkatkan daya beli dan pemasukan para pedagang TM 2.
"Untuk geliatnya kita sedikit demi sedikit untuk supaya pengunjung lebih bisa masuk di sini semua. Dengan kegiatan ini tadi banyak pengunjung yang ikut senam, bukan anggota lorong tapi ikut berpartisipasi," katanya.
Salah satu pedagang TM 2 yang juga anggota Paguyuban Pedagang Tri Dharma, Joko Susanto menyebut seluruh pedagang antusias mengikuti semarak pitulasan. Bahkan, empat paguyuban yang bernaung di TM 2 seluruhnya turut ikut andil.
Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi momen mempererat kekompakan dan kesolidan antarpedagang.
Dia berharap, ke depan tak ada lagi permasalahan yang terjadi di TM 2. Joko juga berharap, penjualan dan pemasukannya bisa kembali normal seperti saat sebelum Covid-19 merebak.
"Lewat kegiatan ini kami menuntut kesejahteraan, tapi semoga para pedagang semakin solid juga dengan acara seperti ini ke depannya nanti," ungkap Joko. (isa)
Editor : Amin Surachmad