JOGJA - Lapas Kelas IIA Jogjakarta atau Lapas Wirogunan mengelar berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT Ke-78 Kemerdekaan RI. Beberapa perlombaan diantaranya adalah lomba olahraga tradisional, lomba catur, hingga puncaknya pada hari ini adalah gelaran permainan Ular Tangga Pancasila.
Kepala Lapas Kelas IIA Jogjakarta Soleh Joko Sutopo menjelaskan, permainan Ular Tangga Pancasila menjadi satu metode pemberian pemahaman dan edukasi terkait wawasan kebangsaan.
Cara bermainnya, warga binaan Pemasyarakatan (WBP) dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu perwakilan kelompok lalu berjalan di atas papan permainan ular tangga dan bergerak sesuai banyaknya angka yang keluar pada dadu.
Selanjutnya, masing-masing anggota kelompok harus melaksanakan perintah yang ada pada papan ular tangga. Kebanyakan perintah berkaitan dengan wawasan kebangsaan. Misalnya, menyebutkan butir-butir Pancasila, menebak lambang-lambang Pancasila, dan berbagai perintah lainnya.
"Jadi, ini pemberian pemahaman dan edukasi terkait wawasan kebangsaan, bela negara, dan pemahaman Pancasila. Dan juga menumbuhkan jiwa kekompakan antara WBP dan juga disiplin bagaimana bisa bekerja sama satu dengan yang lainnya," jelas Soleh saat ditemui di Lapas Kelas IIA Jogjakarta, Selasa (15/8).
Menurut Soleh, permainan Ular Tangga Pancasila ini menjadi cara yang efektif untuk menanamkan wawasan kebangsaan bagi para WBP. Hal ini lantaran edukasi dikemas dengan hiburan dan hal yang menyenangkan. Sehingga WBP juga lebih mudah dalam menerima materi-materi edukasi. Dia menuturkan, hingga saat ini pemahaman para WBP soal Pancasila masih terbilang rendah.
"Kalau melihat dari apa yang sudah kami laksanakan, hasil evaluasi kami memang pemahamannya kurang. Bahkan ada yang hafal aja tidak terkait 5 sila Pancasila, mereka tidak tahu. Sehingga kami memberikan pendekatan seperti ini," ujarnya.
Pada momentum HUT Ke-78 Kemerdekaan RI, Soleh berharap ke depan WBP dapat terus menjalani pembinaan dengan baik.
"WBP kami mendapatkan pembinaan dengan semakin maksimal. Pelayanan kami juga semakin baik. Dan WBP kami bisa memaknai hari kemerdekaan ini dengan mengikuti pembinaan dengan baik," harapnya.
Salah satu WBP Lapas Kelas IIA Jogjakarta Farrel Efrald Fernanda mengaku senang dan atusias mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka menyambut HUT Ke-78 Republik Indonesia ini.
Napi Tindak Pidana Korupsi ini menambahkan, gelaran perlombaan ini menjadi salah satu hiburan bagi para warga binaan. Selain itu, warga binaan juga bisa melatih ingatan soal wawasan kebangsaan, kerja sama, kekompakan, hingga mengasah jiwa nasionalisme.
"Rasanya senang banget ada kegiatan untuk warga binaan di sini, jadi merasa terhibur. Banyak dari teman-temandi sini juga menikmati ya untuk lomba-lombanya. Sebetulnya sejak kemarin Sabtu sudah ada lomba catur, Senin kemarin sudah ada lomba estafet bola kasti, dan hari ini dua lomba, ular tangga dan estafet sarung. Jadi sangat meriah dan sangat menghibur," ungkapnya. (isa)
Editor : Amin Surachmad