Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ancaman Badai, Kontingen Indonesia pada Jambore Dunia Sudah Dipindahkan dari SaemanGeum Korea Selatan

Wulan Yanuarwati • Jumat, 11 Agustus 2023 | 01:45 WIB
Kontingen DIY saat berpamitan ke Gubernur DIY sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY pada akhir Juli 2023 lalu sebelum berangkat Jambore Dunia ke-25 di SaemanGeum Korea Selatan
Kontingen DIY saat berpamitan ke Gubernur DIY sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY pada akhir Juli 2023 lalu sebelum berangkat Jambore Dunia ke-25 di SaemanGeum Korea Selatan

RADAR JOGJA - Proses pemindahan seluruh partisipan Indonesia pada Jambore Dunia ke-25 di SaemanGeum Korea Selatan berjalan lancar. Seluruh kontingen Indonesia sudah tiba di Dormitory Wonkwang University Korea Selatan, Selasa (8/8/2023).

Pemindahan peserta karena diprediksi ada ancaman badai Topan Khanun yang menerjang lokasi perkemahan di SaemanGeum. Diprediksi badai menerpa pada 9-10 Agustus 2023.

Dokter Kontingen Indonesia untuk Jambore Pramuka Sedunia ke-25, Aris Yudha seperti dikutip dari laman pramukadiy mengatakan kondisi seluruh peserta Jambore kontingen Indonesia sehat. Mereka dipastikan dapat melanjutkan aktifitas selanjutnya. “Secara Keseluruhan peserta dari Indonesia di Jambore Dunia ke-25 dalam kondisi baik," ujarnya. 

Pemindahan kontingen dimulai pukul 08.00 hingga pukul 18.25 waktu Korea. Kedutaan Besar RI di Seoul turut membantu kegiatan pemindahan kontingen Indonesia dengan mengerahkan staf dan para mahasiswa Indonesia di Korea Selatan.

Proses pemindahan peserta di bawah pengawasan langsung pemerintah Korea Selatan. Setidaknya ada 1.000 bus dikerahkan untuk membawa 39 ribu peserra dari 153 negara.

Kegiatan Jambore berlanjut hari ini dengan kunjungan ke beberapa tempat wisata. Sedangkan penutupan Jambore sesuai jadwal pada Jumat (11/8/2023) 11 di Sang-am World Cup Stadium di Seoul. Kepulangan kontingen ke tanah air sesuai jadwal pada 12-14 Agustus 2023.

Sebelumnya, kontingen dari DIY berpamitan kepada Gubernur DIY sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka DIY, Hamengku Buwono X pada akhir Juli 2023 lalu.

HB X mengatakan pengalaman mengikuti Jambore Dunia tidak bisa dimiliki setiap orang, sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. HB X berpesan agar mereka percaya diri, disiplin dan membuka pergaulan di kancah Internasional. “Membuka pergaulan seluas-luasnya akan memberikan kesempatan membangun diri sendiri untuk lebih percaya diri dan menjadi proses pendewasaan diri melalui pengalaman selama 12 hari ke depan," ujarnya.

"Yang penting bicara sopan, jaga diri untuk tetap sehat karena iklim yang berbeda Semoga saja pengalaman-pengalaman seperti ini akan membawa manfaat bagi dalam berproses diri di masa depan,” lanjut HB X. (lan/eno)

Editor : Satria Pradika
#Jambore Pramuka Sedunia #Saemangeum #jambore dunia #Korea Selatan