Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rencana Final Piala Dunia U-17 di Solo, Kota Jogja Tangkap Peluang Pariwisata

Wulan Yanuarwati • Senin, 31 Juli 2023 | 20:33 WIB
TURIS: Wisatawan mancanegara negara beraktivitas di kawasan Malioboro. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)
TURIS: Wisatawan mancanegara negara beraktivitas di kawasan Malioboro. (Wulan Yanuarwati/Radar Jogja)

 

JOGJA - Indonesia resmi menjadi tuan rumah piala dunia U-17. Federation Internationale de Football Association (FIFA) belum menyebutkan kapan perhelatan tersebut berlangsung. Namun berdasarkan jadwal sebelumnya, piala dunia U-17 direncanakan dihelat 10 November-2 Desember 2023.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan Stadion Manahan Solo terpilih menjadi tuan rumah babak semifinal dan final Piala Piala Dunia U-17 2023. Kota Jogja langsung menangkap peluang ini untuk menarik wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko mengatakan event Internasional semacam ini harus ditangkap. Jogja sebagai lokasi yang dekat dengan Solo, pasti kecipratan kunjungan wisatawan.

"Belum kami prediksi (nominal target, red), yang penting kami tidak mau melewatkan kesempatan ini," ujarnya Senin (31/7/2023).

Dalam hal ini, Wahyu mengatakan pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Solo untuk pemasaran beberapa potensi wisata di Jogja. Paket wisata bisa dirancang mulai dari sekarang dan dipersiapkan secara matang.

"Iya (paket wisata), jadi bagaimana pun juga kue U-17 kan belum terlaksana, prediksinya memang besar karena tingkat dunia sehingga kami juga gak mau ketinggalan memasarkan produk wisata kami," jelasnya.

Menurutnya, salah satu potensi wisata yang bisa dijual ialah story telling tentang sumbu filosofi Jogja. Apalagi saat ini sedang diajukan ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Diharapkan pasar asing bisa tertarik dengan konsep wisata sejarah berbasis story telling.

"Karena kan yang datang kira-kita orang luar negeri, sehingga rasa penasaran mereka akan kita sambut dengan paket yang memberikan story telling yang menarik, dengan cosmological exist," jelasnya.

Selain itu juga mulai direncanakan pemasangan baliho promosi di sejumlah titik. Agar potensi Jogja bisa dilihat oleh para simpatisan sepak bola yang datang ke Solo.

"Kemudian kami juga mencoba ikut meramaikan pasar informasi di sana dengan mencoba memasang baliho, media luar ruang di sana," imbuhnya. (lan).

Editor : Amin Surachmad
#Solo #Piala Dunia U-17 #FIFA #story telling