Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Komunitas Kejar Mimpi, Jadi Ajang Sinergi Anak Muda dengan Pilar Kegiatan Pendidikan Hingga Ekonomi

Fahmi Fahriza • Rabu, 26 Juli 2023 | 18:32 WIB
FORUM: Salah satu kegiatan yang diadakan Komunitas Kejar Mimpi. (Dok Kejar Mimpi)
FORUM: Salah satu kegiatan yang diadakan Komunitas Kejar Mimpi. (Dok Kejar Mimpi)

 

JOGJA - Implementasi Jogjakarta yang menyandang entitas sebagai kota pelajar secara tidak langsung turut menumbuhkan banyak komunitas hingga forum yang melibatkan pelajar hingga mahasiswa dalam ragam kegiatan. Salah satunya adalah komunitas Kejar Mimpi Jogjakarta.

Komunitas Kejar Mimpi adalah sebuah komunitas yang terbentuk dari para alumni beasiswa Bank CIMB Niaga. Komunitas ini pertama kali terbentuk pada 2017 silam. Saat ini sudah ada setidaknya 35 komunitas Kejar Mimpi yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

"Komunitas ini awalnya adalah dari beasiswa Bank CIMB Niaga, pendaftarannya sendiri dilakukan setiap tahun sekali, saya sendiri itu masuk di Batch 2 medio 2019 hingga sekarang ini," jelas Leader Kejar Mimpi Jogjakarta Indah Syavitri, Rabu (26/7).

Indah menyebut, secara umum Kejar Mimpi selalu membuka rekruitmen anggota baru sekitar September setiap tahunnya. "Besar harapan kami agar teman-teman bisa turut bergabung nantinya dengan kami di Kejar Mimpi," sambungnya.

Kejar Mimpi setidaknya memiliki empat pilar utama agenda kegiatan yang dijalankan. Yakni, agenda yang berkaitan dengan filantropi, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi.

Dari empat pilar yang ada, Kejar Mimpi Jogjakarta terfokus di sektor pendidikan. Mereka berusaha mengimplementasikan Jogjakarta sebagai kota pelajar.

Selain memiliki empat pilar agenda kegiatan, Kejar Mimpi juga memiliki ragam agenda lain seperti KM Talks. "KM Talks itu biasanya kami adakan setiap sebulan sekali, kegiatannya berupa seminar atau live Instagram dengan pembahasan yang beragam terkait empat pilar utama kegiatan kami," bebernya.

"Anggota aktif yang tergabung dalam Kejar Mimpi Jogjakarta periode ini berjumlah 30 orang, dengan demografi usia antara 18 sampai 25 tahun," ujar Indah.

Diakui Indah, pada saat perekrutan memang ada ketentuan usia yang diterapkan. Yakni, terfokus pada anak-anak SMA atau kuliah yang harapannya masih produktif untuk berorganisasi.

Teranyar, Kejar Mimpi baru saja melakukan agenda bertajuk Kejar Mimpi Jogjakarta Berkreasi dan Berbagi. Yakni, kunjungan bersama dengan Rumah Yatim yang dilanjutkan agenda kreasi anggota Kejar Mimpi sekaligus mempererat tali silaturahmi mereka.

Indah berharap, ke depan Kejar Mimpi bisa terus memberikan dampak pada ragam sektor. Selain itu, dapat mewadahi anak-anak muda untuk berorganisasi sekaligus menjadi tonggak penggerak pada sektor pendidikan hingga ekonomi. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#kejar mimpi #komunitas #Pendidikan