Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Targetkan FKY Jadi Festival Ikonik 

Editor Content • Rabu, 7 Juni 2023 | 15:58 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Penyelenggaraan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2023 akan di-rebranding. Rebranding bertujuan untuk mengenalkan makna kebudayaan dalam arti secara luas. Dan ditargetkan akan menjadi satu even ikonik yang menasional maupun internasional.

Koordinator Steering Committee FKY 2023 Butet Kartaredjasa mengatakan, momentum rebranding FKY ini akan memberikan pembelajaran kepada publik untuk memaknai kebudayaan dalam arti luas. Kebudayaan bukan hanya sekadar bicara seni saja, melainkan menyangkut banyak hal.

"Jadi kami mengolah ide-ide rebranding ini sejak April dan intensif mempercakapkan soal itu," kata Butet yang ditemui usai bertemu Gubernur DIJ Hamengku Buwono X untuk mempresentasikan gagasan tersebut di Kompleks Kepatihan Jogja, kemarin (6/6).

Butet menjelaskan rebranding itu sudah dipresentasikan kepada HB X dan mendapat banyak arahan, terutama pada aspek pemaknaan kebudayaan itu sendiri. Menyampaikan arahan raja Keraton, Butet menjelaskan kebudayaan dalah peradaban yang tidak hanya urusan seni atau entertainment semata.
"Selama ini secara nasional dalam berbagai kebijakan politik anggaran kebudayaan disimplifikasi atau disederhanakan hanya seakan-akan urusan kesenian saja. Ini satu cara pandang dan berpikir yang keliru," ujarnya.

Dengan demikian, FKY 2023 ini akan mengangkat tema ketahanan pangan. Sehingga di dalam penyelenggaraan akan berhubungan dengan masalah pangan. Mulai sumber-sumber pangan, isu pangan, bagaimana hasil pangan diolah menjadi karya-karya kreatif. Bisa menjadi kuliner dan lain sebagainya.
"Tema-tema pameran juga berurusan dengan pangan. Pertunjukan teater, ketoprak, seni rakyat tari juga mengangkat isu-isu tentang pangan tahun ini," jelasnya.

Rebranding ini juga dalam rangka menjadikan FKY memiliki sebuah lembaga permanen. Pun dalam presentasinya kepada gubernur sudah disiapkan rancangan tema untuk lima tahun ke depan hingga 2027 mendatang.
Adapun waktu dan lokasi penyelenggaraan FKY tahun ini, belum dapat dipastikan. Namun rencana pembukaan dilaksanakan pada pertengahan September di Kabupaten Kulonprogo. Hingga kini lokasi penyelenggaraan masih dalam perencanaan.

"Tapi evennya kira-kira berlangsung pertengahan September sampai pertengahan Oktober. Lalu nanti produk-produk seni budaya yang berlangsung pada periode itu berada pada payung FKY, baik semua acara yang didesain oleh Disbud maupun swasta yang bekerjasama dengan kawan-kawan seniman. Banyak hal yang akan mendapat branding FKY," tambahnya.

Kepala Disbud DIJ Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan rebranding FKY itu juga dalam rangka menjadikan FKY sebagai satu festival yang ikonik di DIJ. Utamanya tidak hanya dimiliki satu sektor semata. Tetapi menjadikan satu kesatuan festival yang dimiliki oleh seluruh OPD maupun masyarakat.

"Tentu saja kami melakukan penyesuaian sesuai dengan visi misi Pak Gubernur, kemudian dengan isu-isu strategis yang berkembang di DIJ. Maka FKY juga harus naik level menjawab tantangan-tantangan ke depan," tambahnya. (wia/laz/sat) Editor : Editor Content
#FKY