Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lahan Relokasi Teras Malioboro 2 Siap, Dibangun 2024

Editor News • Kamis, 25 Mei 2023 | 00:19 WIB
CALON : Semak belukar tumbu liar di calon lahan Teras Malioboro 2 yang berada di Utara Teras Malioboro 1, Selasa (7/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
CALON : Semak belukar tumbu liar di calon lahan Teras Malioboro 2 yang berada di Utara Teras Malioboro 1, Selasa (7/2). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Srie Nurkyatsiwi pastikan lahan relokasi pedagang Teras Malioboro 2 telah ada. Terbagi dalam dua lokasi yang berbeda. Tepatnya di bersebelahan dengan Teras Malioboro 1 dan di Kampung Ketandan.

Siwi, sapaannya, pembagian lokasi ini memiliki pertimbangan kuat. Banyaknya pedagang di Teras Malioboro 2 hingga perlu dua lokasi sekaligus. Tercatat saat ini mencapai 1.041 pedagang. 

“Lahan sudah dibeli artinya kemarin di Teras Malioboro 2 itu karena kita memang belum punya lahan untuk menampung PKL yang jumlahnya hampir 1.041. Maka di tahun 2022 2023 Pemda menyiapkan lahan itu,” jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (24/5).

Pemindahan, lanjutnya, tetap memperhatikan aspek ekonomi. Khususnya lokasi strategis agar tetap bisa didatangi pengunjung Malioboro. Itulah kedua lokasi masih berada di kawasan premium Malioboro.

Untuk lahan yang berada di dekat Teras Malioboro 1 memiliki luas 5.000 meter persegi. Sementara lahaan di kawasan Ketandan memiliki sekitar 2.000 meter persegi. Rencananya pembangunan medio 2024 dan relokasi pa akhir 2024 atau awal 2025.

“Lahan tidak jauh dari Malioboro. Harus tidak jauh dari Malioboro dan adanya kita baru ada lahan yang dijual di tahun 2022-2023 ini tapi kan enggak mungkin bisa bangun sekarang kan perlu tahapan ada DED perlu perencanaan dari sisi waktu kan enggak mungkin 1 tahun,” katanya.

Detail Engineering Design (DED), lanjutnya, telah didesain sesuai dengan kedua lokasi. Terkait anggaran, Siwi tak mengetahui secara detil. Hanya saja anggarannya untuk Ketandan mencapai Rp 50 Miliar.

“Tapi DED-nya baru ini baru selesai klir ya baru kita susun DED-nya. Karena tahapnya ada appraisal pembelian lahan DED baru dibangun. DED biasanya sekitar 3 bulan,” ujarnya. (dwi) Editor : Editor News
#teras malioboro #Relokasi Teras Malioboro 2 #teras Malioboro 2 #Srie Nurkyatsiwi