Satu daya tarik wisata buatan yang ada di Borobudur yakni Borobudur land. Destinasi ini baru dibuka untuk umum pada 15 April 2023. Meski baru beroperasi satu bulan lebih, namun telah menjadi jujugan para pengunjung dari berbagai daerah. Bahkan, saat libur Lebaran, sudah diserbu hingga 5.000 pengunjung.
Borobudur Land menjadi tempat rekreasi yang pas dikunjungi pengunjung. Terutama jika datang bersama keluarga dan anak-anak. Pengunjung bisa berfoto ria di spot instagramable dan menjajal beragam wahana yang tersedia. Jarak tempuh menuju Borobudur Land dari Candi Borobudur hanya sekitar 3,6 kilometer (km) dengan waktu kurang lebih 10 menit.
Borobudur Land terletak di Jalan Jetis Gayu, Desa Wringinputih, Borobudur. Berdiri di atas tanah milik pribadi seluas 1,9 hektare. Namun, baru digunakan secara produktif 1,6 hektare. "Karena lokasinya di Borobudur, jadi namanya Borobudur Land. Tapi, (pengelolaannya) terpisah dengan manajemen Candi Borobudur," terang Manajer Operasional Seno Susilo saat ditemui, Jumat (19/5).
Dia menuturkan, ada empat wahana yang ditawarkan Borobudur Land. Yakni rainbow slide, monorel, kereta mini, dan kursi terbang. Namun, ada puluhan spot selfie yang bisa dinikmati pengunjung di area tersebut. Mulai dari dinosaurus dengan berbagai jenis, payung pelangi, hingga spor foto berlatar luar negeri, seperti Universal Studio sampai Las Vegas.
Borobudur Land juga dilengkapi beberapa fasilitas umum. Seperti musala, toilet, tempat duduk, hingga 16 foodcourt UMKM di Kabupaten Magelang. Untuk jam operasional, destinasi ini buka mulai pukul 08.00-18.00.
Sedangkan tiket masuk dibanderol dengan harga Rp 20 ribu untuk harga promo. Harga normalnya Rp 40 ribu per orang. Harga tiket tersebut tidak termasuk wahana yang ada. Setiap wahana diberi tiket Rp 20 ribu, kecuali kereta mini Rp 10 ribu. Pengunjung juga bisa membayar tiket terusan Rp 60 ribu dan sudah termasuk empat wahana.
Seno menyebut, meski tergolong baru, setiap harinya ada pengunjung sekitar 200-300 orang per hari. Sementara hari libur atau weekend, pengunjung berkisar antara 1.500 hingga 2.500 orang per hari. "Kami juga bekerja sama biro travel. Tidak hanya biro di Magelang, tapi juga Jawa Tengah," paparnya.
Pengunjung pun banyak dari luar kota. Bahkan, saat baru dibuka untuk umum, sudah banyak pengunjung dari Jakarta, Semarang, Cirebon, dan lainnya. "Magnetnya itu Candi Borobudur. Kadang, wisatawan bingung mau ke mana selain ke candi," imbuhnya.
Borobudur Land juga memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola parkir. Dengan begitu, mereka akan mendapat manfaat dari adanya destinasi itu. Saat dibuka, masyarakat antusias karena memberikan manfaat bagi mereka. Mengingat pekerja dan pengelolaan parkir dari masyarakat setempat.
Hingga saat ini, Borobudur Land terus berbenah untuk menghadirkan destinasi yang nyaman bagi pengunjung. Nantinya, destinasi ini akan menambah wahana secara berkala. (aya/pra) Editor : Editor Content