RADAR JOGJA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar dialog ideologi, politik dan organisasi (Ideopolitor) gelombang 2 di Kampus Universitas Aisyiyah (Unisa) Jogjakarta, 13 dan 14 Mei 2023. Kegiatan ini sebagai upaya penyegaran ideologi, pemahaman dinamika politik nasional dan global, serta penguatan manajemen organisasi dan kepemimpinan di Muhammadiyah.
Dialog juga diikuti Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Aisyiyah dari seluruh Indonesia. Rektor Unisa Warsiti menyambut baik atas diselenggarakannya agenda penting PP Muhammadiyah ini. Ia juga bangga atas dipilihnya Unisa sebagai tempat penyelenggaraan acara.
"Semoga dengan adanya kegiatan ini akan menjadi sinergi yang lebih baik dan juga lebih menguatkan silaturahmi, jejaring dan berbagai kepentingan lain antara amal usaha dan persyarikatan Muhammadiyah," ujar Warsiti, Sabtu (13/5).
Ketua PP Muhammadiyah Dr H Agung Danarto dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda penyegaran ideologi pimpinan Muhammadiyah sebagai bekal menghadapi beragam persoalan-persoalan baru dalam bidang sosial, budaya, ekonomi, dan politik yang semakin kompleks dan dinamis ke depan.
"Era disrupsi saat ini, Muhammadiyah harus selalu menyesuaikan diri agar tidak tertinggal dan hilang. Berbagai upaya harus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan konsolidasi hari ini di Unisa,” ungkap Agung.
Dikatakan, dialog ideopolitor ini sangat strategis karena juga memberikan pemahaman tentang dinamika politik nasional dan global. Selain itu implikasinya terhadap Muhammadiyah di berbagai level pimpinan.
"Penguatan manajemen organisasi dan kepemimpinan Muhammadiyah yang fleksibel dan adaptif juga penting dilakukan di era perubahan dalam rangka menyukseskan program-program pengembangan Muktamar ke-48 di Surakarta," tandas Agung. (cr1/laz) Editor : Editor Content