Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berperan Kendalikan Inflasi, Jambi Belajar Pertanian dari Jogjakarta

Editor News • Rabu, 10 Mei 2023 | 02:18 WIB
BERTEMU : Gubernur Jambi Al Haris usai menemui Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Selasa (9/5). (PEMPROV DIJ for RADAR JOGJA)
BERTEMU : Gubernur Jambi Al Haris usai menemui Gubernur DIJ Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Selasa (9/5). (PEMPROV DIJ for RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA – Pertanian, pengembangan budaya serta tata kota di Jogjakarta menarik perhatian Gubernur Jambi Al Haris. Terlebih atas peran sektor ini dalam mengendalikan inflasi. Terutama melalui inovasi program maupun gerakan yang terjadi di Jogjakarta.

Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) Hamengku Buwono X (HB X) menuturkan pertanian adalah salah kunci. Strategi dan pengembangannya yang tepat dapat mengendalikan inflasi. Tidak heran jika sistem pertanian ini banyak menarik perhatian untuk ditiru.

“Kita sangat terbuka kepada daerah lain untuk saling belajar. Sinergi seperti ini kan perlu karena kita punya kewajiban yang sama untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya ditemui Gedhong Wilis Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Selasa (9/5).

Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat ini lalu memaparkan seeds center. Salah satunya berupa penanaman benih padi Gogo. Varietas padi ini mampu bertahan dalam lahan yang kritis.

Pengembnangan lain adalah metode penanaman cabai. Tujuannya untuk mendapatkan hasil panen yang melimpah. Tentunya diimbangi dengan perawatan yang efektif dan efisien hingga tiba masa panen.

“Saya berharap untuk bisa dicoba kira-kira cocok tidak dengan tanah yang ada di sana. Jadi nanti kalau memang itu tumbuh bagus, kualitasnya sesuai. Biarpun berselisih tapi tidak begitu besar dengan yang ada di Jogja kan bisa untuk kami membantu Jambi,” katanya.

Gubernur Jambi Al Haris mengatakan pertanian menjadi hal utama yang menarik perhatian. Kondisi inflasi tinggi dan resesi global menjadi hal yang membuatnya ingin mempelajari lebih lanjut mengenai metode pertanian.

Ia mengakui bahwa ketahanan pangan yang kuat adalah kunci stabilitas daerah. Termasuk menjaga inflasi dengan baik. Menurutnya, karaketer Jogjakarta yang kuat dengan pertanian adalah salah satu contoh yang ideal.

“Tadi saya sudah mengobrol-ngobrol ada padi yang ditanam di lahan kering di Jogjakarta dan banyak hal lagi. Tadi juga saya minta kepada beliau, kadis-kadis di lapangan nanti mohon bimbingan untuk kami yang Jambi juga belajar di Jogjakarta ini,” ujar Al Haris.

A Haris mengaku akan mengadopsi berbagai metode. Misalnya lelang cabai di Sleman yang sempat ia lihat secara langsung. Hal ini menarik mengingat Jambi belum memiliki sistem pelelangan seperti di Jogjakarta.

“Kalau nanti kita punya lelang cabe seperti itu, terjaga betul harganya. Termasuk juga cabenya punya kualitas, karena sudah punya lelang yang terbuka,” katanya. (dwi) Editor : Editor News
#Padi gogo Jogjakarta #Hamengku Buwono X #pertanian Jogjakarta #Gubernur Jambi Al Haris #Lelang cabai Jogjakarta