Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Libur Lebaran, Omzet Terkecil Teras Malioboro 1 Tembus Rp 750 Juta

Editor News • Selasa, 2 Mei 2023 | 21:07 WIB
MENUNGGU : Pedagang Teras Malioboro 1 tengah menunggui lapaknya, Selasa (2/5). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
MENUNGGU : Pedagang Teras Malioboro 1 tengah menunggui lapaknya, Selasa (2/5). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIJ Srie Nurkyatsiwi sebut kunjungan di Teras Malioboro 1 sentuh angka 20 ribu. Akumulasi kunjungan ini sejak Lebaran hari ketiga hingga Senin (1/5). Didominasi oleh pengunjung maupun wisatawan dari luar Jogjakarta.

Terkait omzet, Siwi, sapaannya, belum bisa memastikan detilnya. Hanya saja dia berasumsi setiap pengunjung berbelanja minimal Rp 50 ribu. Sehingga setidaknya mencapai Rp 750 juta hingga Rp 1 Miliar selama Libur Lebaran 2023.

“Lebaran pengunjung kisaran 15 ribu sampai 20 ribu. Itu mulai Lebaran ketiga sampai kemarin Senin. Paling minim pengeluaran mereka Rp 50 ribu,” jelasnya ditemui di Teras Malioboro 1, Selasa (2/5).

Angka ini, menurutnya, adalah angka belanja terkecil. Sehingga dia menduga pendapatan para pedagang di Teras Malioboro 1 melebihi prediksi. Angka akumulasi juga lebih besar jika dihitung total seluruh pedagang.

Pihaknya juga masih melakukan penghitungan omzet. Ini karena masa libur Lebaran belum sepenuhnya usai. Apalagi, menurutnya, belum semua pemudik atau wisatawan menjalani arus balik.

“Katakanlah minimal kalikan saja minimal pasti ada yang belanja lebih dari Rp 100 dan Rp 200, tapi kan ada yang enggak belanja,” katanya.

Terkait pembangunan Teras Malioboro 2, Siwi memastikan masih sesuai rencana. Rencananya pembangunan lokasi baru berlangsung pada medio akhir 2024. Selanjutnya perpindahan para pedagang Teras Malioboro 2 berlangsung awal 2025. 

Untuk lokasi baru, rencananya akan menggunakan dua tempat baru. Lokasi pertama di sisi Utara Teras Malioboro 1. Sementara untuk lokasi kedua berada di kawasan Kampung Ketandan Malioboro. 

“Nanti 2024 harapannya mulai bangun tempat, 2024 akhir atau 2025 awal ada perpindahan. Lokasi di samping (Teras Malioboro 1) dan Ketandan. Dipecah dua karena pedagang Teras Malioboro 2 sampai seribuan,” ujarnya. (Dwi)  Editor : Editor News
#Omzet Lebaran #Lebaran teras Malioboro #Teras Malioboro 1 #Omzet teras Malioboro #Srie Nurkyatsiwi #dinas koperasi dan ukm