Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Penjaga Gate KCI, Indah Fitriana

Editor Content • Minggu, 30 April 2023 | 15:30 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Hiruk-pikuk musim mudik belum usai. Salah satu yang turut sibuk adalah PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Didominasi laki-laki, salah satu penjaga yang sedia melayani adalah Indah Fitria.

Perempuan 21 tahun ini mulai mengabdikan diri di PT KCI sejak Desember 2020. Langkahnya terayun ke perkeretaapian, setelah gagal mencoba peruntungan sebagai pramugari. Namun kini, dia justru menyandang profesi sebagai penjaga gate KCI dengan kebanggaan.

Perjalanan Indah dimulai dari pertanyaan sang ibu. Ketika itu, dia baru lulus SMA. Ibunya bertanya, apakah anak sulungnya ini mau lanjut kuliah atau kerja. Indah pun memilih untuk bekerja. Profesi impiannya, adalah menjadi pramugari. “Akhirnya diminta sekolah peragawati di Malang,” kenangnya.
Lima bulan menempuh pendidikan, Indah sudah dirasa cakap. Kemudian dia mencoba peruntungan sebagai pramugari maskapai penerbangan di Surabaya. Tapi, pandemi keburu menyebar. Belum menyerah, dia kembali mendaftarkan diri seleksi pramugari laut. “Eh, malah ada demo. Sehingga seleksi dibatalkan,” ujarnya.

Dalam sela waktu meraih impian, Indah justru diberi arahan oleh pengawasnya saat menempuh pendidikan pramugari. PT KCI membuka kesempatan. “Akhirnya mencoba di kereta api, ternyata lolos dan mulai bergabung sejak 22 Desember 2020,” bebernya.

Perempuan dua bersaudara ini tidak langsung ditempatkan di Stasiun Lempuyangan, Kota Jogja. Dia sempat ditempatkan di dua stasiun kecil, Klaten dan Delanggu. Kinerjanya yang baik, kemudian mendapat perhatian. Hingga dipindah ke stasiun besar di Lempuyangan. “Kebanggaan luar bisa, sampai di titik ini saat usia masih 21 tahun. Aku juga bangga di sini sendiri dan mandiri,” papar asli Tulungagung, Jawa Timur ini.

Kebanggan menjadi penjaga gate, dirasakan Indah. Sebab dia bekerja, dengan dasar utama sebagai penolong. Layanan yang diberikannya bertujuan untuk membuat masyarakat, dalam hal ini penumpang, merasa nyaman dan aman.
Dia juga tak segan meneruskan keluhan penumpang yang dia terima, untuk dilanjutkan ke atasannya. Sehingga kenyamanan penumpang KCI dapat terus dirasa meningkat. Salah satu yang membuatnya berbesar hati, adalah penggabungan gate. Awalnya, gate untuk commuter terbagi dua. Sehingga anteran kerap mengular. Tidak sekadar menerima keluhan, Indah pun menyampaikan usulan agar gate disatukan.

Selain itu, Indah juga tak jarang mengedukasi penumpang untuk tepat waktu saat. Hal ini berkaitan dengan keselamatan penumpang sendiri. Mengingat commuter dan kereta jarak jauh itu beda. Lantaran keretanya hanya berhenti satu menit. “Jadi kalau sekiranya penumpang baru in tapi kereta sudah siap, saya lebih baik menyarankan penumpang ikut kereta selanjutnya. Semoga, ke depannya jadwal commuter bisa ditambah. Demi kenyamanan wisatawan dan pekerja yang menggunakan layanan,” harapnya.

Kebanggaan lain yang tersemat dalam diri Indah, adalah dirinya yang mulai mendedikasikan diri sebagai tulang punggung keluarga. “Aku sekarang bisa bantu biaya sekolah adik yang masih SMP,” ungkapnya.

Dalam pengharapan diri, Indah ingin terus mencoba mengembangkan diri. Menjajal hal-hal baru, sebab pada dasarnya dia menyukai tantangan. (fat/bah)

 

  Editor : Editor Content
#Indah Fitriana #PT Kereta Commuter Indonesia