Dia mengatakan, salah satu potensi yang perlu juga mendapatkan perhatian di sektor kesehatan adalah kemungkinan melonjaknya warga yang akan terpapar Covid-19 varian baru. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkonfirmasi varian baru virus corona atau Covid-19 alias subvarian Omicron XBB 1.16 sudah masuk ke Indonesia. “Dinas Kesehatan perlu memastikan bahwa seluruh pelayanan kesehatan di DIJ siap sedia menghadapi potensi yang akan terjadi,” ujar Raden Stevanus.
Menurutnya, lonjakan pemudik yang sangat besar di tahun ini menjadi berkah bagi seluruh pelaku usaha di DIJ, sehingga sektor pendukung juga harus siap memberikan layanan yang terbaik agar momentum kehadiran pemudik bisa juga mendorong perbaikan kesejahteraan warga di DIJ.
“Jogja sebagai kota wisata, kota budaya dalam bulan April ini memiliki berbagai acara yang dapat dinikmati oleh warga dan pemudik. Seperti Numplak Wajik, Vegan Festival, Grebeg Syawal, pertunjukan wayang, music dan pertunjukan kebudayaan lainnya di berbagai tempat. Selain itu wisata kuliner jogja juga akan menjadi magnet tersendiri bagi warga dan pemudik. Semoga semua itu bisa berjalan dengan baik,” ujar anggota DPRD DIJ dari Partai Solidaritas Indonesia ini.
Dengan tingginya angka pemudik yang akan masuk DIJ, Dr. Raden Stevanus juga mengharapkan pemerintah daerah, pemkot dan pemkab serta semua pihak dapat berkolaborasi dan bersinergi agar mudik kali ini berjalan dengan lancar tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semua pihak.
“Diperkirakan mayoritas ruas jalan di DIJ akan mengalami peningkatan dan akan berpotensi kemacetan dimana-mana, Saya berharap, pihak kepolisian bisa mengoptimalkan anggotanya untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal agar pemudik dan warga DIJ tetap bisa menikmati perjalanan dengan nyaman dan aman,” katanya.
Selain itu Raden Stevanus mengharapkan seluruh warga DIJ dari berbagai latar belakang untuk bisa bersinergi bersama-sama untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, agar perayaan hari raya Idul Fitri dan libur mudik kali ini bisa lebih nyaman, aman terkendali. (sce/ila) Editor : Administrator