Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Harga Tiket Bus Maksimal Naik 40 Persen

Editor Content • Selasa, 4 April 2023 | 14:36 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIJ menyiapkan sedikitnya 400 bus untuk menghadapi mudik Lebaran tahun ini. Untuk harga tiket bisa mengalami kenaikan hingga 40 persen secara bertahap mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Ketua Organda DIJ Hantoro mengatakan, menyambut Lebaran tahun ini pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pemilihan jalur mudik. Selain itu juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan maupun pengemudi. Ini agar pelaksanaan mudik Lebaran kali ini berjalan aman dan lancar.

Untuk 400 armada bus yang disiapkan, Hantoro menyebutkan tidak hanya bus antar kota antar provinsi (AKAP) saja. Namun juga bus-bus pariwisata yang ikut diperbantukan agar dapat mencukupi kebutuhan angkutan mudik tahun ini.
"Untuk armada mudik tahun ini kami juga sudah pastikan keamanannya. Sudah dilakukan cek bersama stakeholder terkait seperti dinas perhubungan atau dilakukan mandiri oleh perusahaan otobus (PO)," ujar Hantoro saat dikonfirmasi Radar Jogja kemarin (3/ 4).

Terkait harga tiket, pemilik PO Gege Transport ini menyatakan, kenaikan harga tiket menjelang hari raya memang tidak dapat dihindarkan. Ia memprediksi kenaikan harga tiket maksimal 40 persen. Harga tiket bisa lebih tinggi, tergantung pelayanan yang disediakan PO atau waktu pembelian tiket.

Menurut Hantoro, kenaikan harga tiket mudik kemungkinan sudah dimulai sejak seminggu sebelum Lebaran. Lantaran cuti bersama tahun ini dimajukan. Harga tiket itu juga bisa semakin naik secara bertahap jika mendekati hari raya.
"Contohnya untuk hari-hari biasa tiket bus Jogja-Jakarta Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu. Untuk mudik Lebaran ini bisa naik menjadi Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu," terang Hantoro.

Sebelumnya, Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Bantul Suyamto mengatakan, pihaknya memprediksi ada sekitar 1,5 juta sampai 2 juta orang yang masuk Bantul pada Lebaran kali ini. Jutaan orang itu kemungkinan besar merupakan wisatawan dan pemudik yang akan berwisata.

Dengan kondisi itu, menurut Suyamto, jalur-jalur wisata akan padat dengan kendaraan. Pihaknya pun akan menaruh perhatian khusus terhadap jalan-jalan menuju kawasan wisata. Beberapa pos pun akan didirikan sebagai upaya penanganan lonjakan arus lalu lintas. (inu/laz) Editor : Editor Content
#Organda DIJ