RADAR JOGJA - Bangunan kuno dengan arsitektur Belanda tepatnya di Jalan Mondorakan, Gang Soka, Kotagede, Kota Jogja mencuri perhatian wisatawan. Bangunan bernama Omah Indhise itu sangat estetik dan oldis. Konon ada cerita misteri yang melekat pada bangunan yang didirikan 1860 itu.
Salah seorang wisatawan dari Jakarta bernama Alisa mengaku sengaja datang penasaran. Dia mengaku pertama kali melihat rumah yang sering disebut sebagai Rumah Pocong Sumi dari film yang ia tonton. Dan video yang beredar di sosial media. "Saya tahu rumah pocong sumi itu malah karena ngeliat di film AADC kok autentic sekali ya. Terus kucoba cari ternyata di Kotagede," ujarnya saat ditemui di lokasi kemarin (25/3).
Kabar yang beredar di masyarakat dan sosial media, di pagar rumah yang berwarna hijau itu sering terlihat pocong perempuan. Disebut sebagai Sumi. Tidak heran, Alisa yang datang jauh-jauh dari Jakarta langsung menyebut nama Rumah Pocong Sumi.
Cerita lain menyebut ada hantu bernama Ayu yang wajahnya penuh luka. Bahkan ada juga cerita sering ada ojol yang datang ke rumah tersebut karena ada pesanan yang dialamatkan di sana. Padahal rumah tersebut tidak berpenghuni."Kalau sejarahnya sendiri sih kurang tau ya, aku suka sama rumah pocong sumi karena bagus, instagramable bagus buat foto. Tapi sejarahnya kurang paham sih. Lokasi ini kan sering buat pembuatan film jadi udah terkenal aja rumah pocong sumi," lanjutnya.
Pengunjung lainnya bernama Alex mengaku datang karena cerita yang dia dengar di sosial media. Penasaran dengan cerita mistis dan datang langsung dari Bandung untuk melihat langsung."Liat di sosmed katanya Horor jadi penasaran. Tapi rumahnya bagus style Belanda," ujarnya.
Area depan Omah Indhise terlihat sangat rapi. Ada taman dan beberapa tempat duduk untuk menunggu. Tempat itu termasuk dalam salah satu tempat kunjungan wisata sejarah di Kotagede Jogja.
Penjaga rumah bernama Pajarno (65) atau biasa dipanggil Nono menjelaskan sejarah bangunan tua itu. Omah Indhise dibangun oleh seorang saudagar kaya raya bernama Atmo Sudigdo pada 1860. Salah seorang anaknya adalah Menteri Agama pada era Presiden Soeharto bernama Rasjidi."Saya sudah sejak 2006 mulai menjaga dan membersihkan tanpa diminta. Tapi saya izin dulu. Jaga pagi sampai sore, kalau malam ya tidak," ujarnya.
Rasjidi diketahui lahir dan besar di Jogja. Namun setelah menjadi Menteri, seluruh keluarga dibawa ke Jakarta dan sejak saat itu rumah kosong. Sempat ada yang menyewa namun tidak bertahan lama. Ada pun status kepemilikan masih atas nama keluarga Rasjidi."Rasjidi meninggal 2001 dan dimakamkan di Kotagede, tepatnya di belakang HS Silver itu," ujarnya.
Nono mengatakan banyak pengunjung mayoritas dari luar kota. Di antaranya Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Menurutnya siapa pun boleh masuk dan berfoto namun harus sopan. (lan/pra) Editor : Editor Content