FAHMI FAHRIZA, Jogja, Radar Jogja
PKP adalah komunitas pemberdaya kucing pasar bentukan Animal Friends Jogja (AFJ) sejak 2015 silam. Salah satu founder PKP, Rejeki Marsudiyani menyebut, PKP memang hanya concern pada kucing-kucing yang berada di pasar. “Karena pasar menjadi salah satu target atau tempat membuang kucing yang paling banyak,” kata perempuan yang akrab disapa Yani ini.
Lewat PKP, tujuan utama gerakan komunitas ini adalah menjelaskan kepada masyarakat untuk berhenti membuang kucing di mana pun itu. Nyatanya, di pasar sendiri masih banyak sekali warga yang membuang kucing dengan sengaja sampai saat ini.
PKP memiliki program reguler yakni sterilisasi kucing pasar. PKP melakukan skrining dan kunjungan ke pasar-pasar untuk mencari kucing-kucing yang belum steril selama empat kali dalam sebulan. Umumnya tiap kali sesi PKP akan membawa 10 sampai 20 ekor kucing untuk disterilisasi.
Program ini gratis untuk kucing pasar.Tetapi jika ada pemilik yang ingin kucingnya disterilisasi harus membayar. Sebab, khusus untuk kucing pasar bekerjasama dengan dokter hewan yang selaras dengan program dan agenda PKP.
Diakui Yani, saat ini setidaknya ada 34 pasar di daerah Jogjakarta yang masuk pantauan PKP.
Masing-masing pasar tersebut memiliki penanggungjawab untuk merekrut anggota lain yang bertugas memberi makan dan melaporkan ke PKP kucing-kucing yang perlu disterilisasi. Anggota PKP saat ini sendiri kurang lebih berjumlah 50 orang.
Selain melakukan proses sterilisasi berkelanjutan, PKP juga membuka kesempatan bagi orang-orang yang ingin mengadopsi kucing ataupun bagi para anggota PKP sendiri yang hendak mengadopsi.
PKP terbuka bagi orang-orang yang ingin mengadopsi. Sebab kondisi kucing juga beda-beda dari segi kesehatan dan usia.”Cukup banyak yang ingin mengadopsi,’’ terang Yani yang saat ini merawat 50 ekor kucing di rumahnya.
PKP sendiri mengajak agar kota-kota lain untuk membangun dan membuat sendiri komunitas serupa untuk memberdayakan kucing. PKP juga terbuka untuk membantu dan mengomunikasikan program yang dicanangkan.Yani berharap komunitas seperti PKP ini menjamur di banyak kota. PKP siap membantu jika diperlukan diskusi terkait program, cara memulai juga perizinan.
“Yang penting memang berkomitmen dan mau benar-benar menjaga serta merawat kucing-kucing tersebut,” tutupnya.(din) Editor : Editor Content