Founder Animal Friends Jogja Angelina Pane menjelaskan, salah satu tujuan dari aksi ini adalah meminta pemerintah untuk menetapkan monyet sebagai satwa dilindungi. “Karena dengan demikian semua tindakan eksploitasi terhadap satwa dan monyet khususnya, dapat dihentikan,” tegasnya di sela aksi.
Dikatakan, nasib primata di Indonesia kian hari kian memprihatinkan. Dari banyak kasus dan problematika, dua spesies monyet yang makin terancam adalah monyet ekor panjang (Macacafascicularis) dan beruk (Macacanemestrina). Kedua spesies ini berulangkali dinaikkan statusnya, dari rentan kini terancam punah.
Melalui aksi dan gerakan ini, Animal Friends Jogja berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk turut serta menjaga dan melestarikan populasi monyet, juga satwa secara umum. Ia melihat masih banyak topeng monyet dan perdagangan monyet ilegal di pasar.
Oleh karena itu, masyarakat harus punya pemahaman bahwa itu adalah eksploitasi. “Kami juga mendesak pemerintah sesegera mungkin menetapkan monyet menjadi satwa yang dilindungi dengan undang-undang. Dan konsekuensinya jelas bagi pihak-pihak yang masih mengeksploitasi monyet,” tandasnya. (cr1/laz) Editor : Editor Content