Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Iriana Jokowi Borong Gamis dan Tas di Beringharjo

Editor Content • Rabu, 1 Februari 2023 | 14:00 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Ibu Negara Iriana Jokowi mengunjungi Pasar Beringharjo Jogja, Selasa (31/1). Kunjungannya ini bersama anggota Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM). Ini sekaligus untuk meninjau geliat perekonomian masyarakat pasca pencabutan kebijakan PPKM oleh pemerintah.

Dengan berjalan kaki dari Istana Kepresidenan Gedung Agung Jogja, rombongan ibu negara tiba di lokasi sekitar pukul 09.45. Dan langsung memasuki area pasar melalui pintu masuk utama untuk menyapa pedagang sekaligus berbelanja. Tampak pula Wury Ma'ruf Amin (istri Wapres) dan Ida Pratikno (istri Menteri Sekretaris Negara).

Beberapa kali rombongan Iriana Jokowi tampak berhenti di kios para pedagang dan menanyakan geliat perekonomian di pasar usai kebijakan PPKM dicabut. Juga mengapresiasi sejumlah produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diperjualbelikan oleh pedagang.

Sejumlah pakaian dan kain batik motif khas Jogjakarta dibeli oleh Iriana Jokowi, Wury Ma'ruf Amin, dan para anggota OASE KIM. Selain pakaian, sebuah tas selempang kecil berwarna merah juga menarik perhatian Iriana dan Wury saat menyusuri lorong pasar. Keduanya kompak membeli tas itu dan langsung diselempangkan di badan.

Dalam kesempatan ini, Iriana dan Wury serta anggota OASE KIM mengajak masyarakat yang berada di pasar untuk mendukung produk hasil UMKM lokal dan mencintai batik yang merupakan warisan budaya dunia. “Ayo, borong semuanya,” ucap ibu negara.

Ibu negara juga terkesan saat mengunjungi Pasar Beringharjo hingga berbelanja tak sedikit. “Belanja tas, belanja daster, banyak. Harganya terjangkau, tempatnya bersih, penjualnya ramah-ramah,” tambah Iriana saat keluar Pasar Beringharjo.

Seorang pedagang pakaian di Pasar Beringharjo, Dini (43) merasa beruntung lapaknya dikunjungi istri orang nomor 1 di Indonesia. Bahkan tak tanggung-tanggung belanjanya, hingga memborong dagangannya dengan total Rp 1 juta. “Seneng banget diampiri ke sini, tadi borong tunik jumputan sama setelan kulot. Tapi yang banyak gamis, ambil 10 pcs sama lain-lainnya,” katanya.

Meski begitu, Dini tak mau aji mumpung dengan menaikkan harga barang. Dalam memberikan banderol harga, ia sesuai harga normal sama ketika berjualan dengan pengunjung lain. “Kalau harga saya sama yang lain harga standar. Malah saya kasih harga jual,” ujarnya.

Saat lapaknya dikunjungi, ia tak melakukan dialog khusus. Percakapan keduanya hanya sebatas tawar menawar saja. Terlebih, ibu negara dianggap terlihat tergesa-gesa mengingat padatnya jadwal agenda hari itu.
“Harganya tunik Rp 75 ribu, gamis karena cap Rp 120 ribu. Kalau setelan atas bawah kulot Rp 120 ribu. Total sekitar Rp 1 jutaan lebih. Tadi (obrolannya) cuma tawar menawar saja, buru-buru,” jelas Dini.

Menurutnya, saat ini kondisi perekonomian pedagang berangsur normal seiring melandainya kasus positif Covid-19 di tanah air. Kunjungan ke Pasar Beringharjo pun sudah seperti saat normal, terutama saar akhir pekan dan hari libur nasional. “Setelah pandemi progressnya baik, apalagi hari Sabtu dan Minggu atau tanggal merah, sudah normal ramainya,” tambahnya.

Sementara pedagang lain, Ririn (40) mengatakan, rombongan Iriana Jokowi menghabiskan Rp 2,5 juta untuk memborong tas yang dia jual. Tercatat ada sekitar 15 buah tas kulit yang dibeli. Tas-tas itu kemudian dibagikan Iriana ke anggota rombongan. “Kisaran harga Rp 50 ribu-Rp 300 ribu. Habis Rp 2,5 juta. Senang saya diborong,” tambahnya. (wia/laz) Editor : Editor Content
#Iriana Jokowi #ibu negara