Ketua Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP) Adi Kusuma Putra menuturkan pihaknya patuh atas imbauan pemerintah. Khususnya untuk mengosongkan lokasi berjualan selama ini. Dia juga memastikan para PKL mendukung program pemerintah tersebut.
“Kami (FKKP) telah menerima konfirmasi dari pihak Pemda bahwasanya tempat kami berjualan akan menjadi taman sesuai dengan pemenang desain sayembara Jogja Planning Gallery dan tidak akan menjadi tempat perekonomian. Kami mendukung,” jelasnya, Kamis (19/1).
Dia juga memaparkan solusi yang ditawarkan Pemkot Jogja. Berupa pemindahan lokasi berjualan ke Pasar Klitikan Pakuncen. Pemberitahuan ini telah diberikan pada 9 januari 2023.
“Terkait itu juga sudah kami terima afirmasinya dari UPT Malioboro dan Pemkot Jogja,” katanya.
Meski menerima penggusuran, namun Adi menyampaikan sejumlah kejanggalan. Terutama mengenai kejelasan status tanah Jalan Perwakilan. Terutama atas munculnya Sertifikat Hak Milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang terbit dari Konversi Sultan Ground tertanggal 27 Oktober 2015.
Atas temuan tersebut, pihaknya melaporkan ke sejumlah stakeholder terkait. Baik kepada pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Aksi ini sebagai wujud kepedulin terhadap Kota Jogja.
“Sudah, temuan tersebut sudah kami sampaikan kepada pihak-pihak terkait baik di daerah dan pusat sebagai bentuk keperdulian kami pada Kota Jogjakarta dan Negara Republik Indonesia,” ujarnya. (dwi) Editor : Editor News