Usai diperkenalkan sebagai penggawa anyar Super Elja, Yevhen tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Karena sejak meninggalkan PSS, dia sebenarnya sangat ingin kembali. Oleh karena itu, setelah diperkenalkan, Yevhen merasa tidak pernah pergi dari Sleman. "Jujur, sangat bahagia dengan momen ini. Keluarga saya juga ikut berbahagia karena keinginan untuk kembali menjadi kenyataan. Puji Tuhan, saya sangat bahagia seperti tidak pernah meninggalkan tempat ini,” kata Yevhen usai diperkenalkan sebagai pemain anyar PSS Sleman.
Bahkan, Yevhen menegaskan jika sebetulnya dia tidak pernah benar-benar ingin pergi dari PSS Sleman. Kepergiannya itu disebabkan kompetisi yang tengah terhenti akibat pandemi Covid-19. Kondisi pandemi Covid-19 pada awal tahun 2020 memaksanya untuk kembali ke Ukraina. “Saya selalu menunggu kesempatan ini datang kepada saya ketika kompetisi sepak bola di Indonesia kembali dilanjutkan. Sekarang semuanya telah terjadi, bagi saya PSS adalah rumah kedua,” tegasnya dengan sedikit emosional.
Pemain 30 tahun itu kembali ke PSS Sleman setelah berkelana ke sejumlah klub dalam kurun tiga tahun sebelumnya. Yevhen sedianya masih berseragam PSS Sleman di awal musim 2020 lalu. Baru tiga laga dimainkan, kompetisi dibatalkan akibat pandemi Covid-19. Dia pun hijrah ke Pahang FC yang berlaga di Liga Malaysia.
Setelah bermain selama setengah musim di Pahang FC, Yevhen menyatakan minatnya kembali ke PSS. Namun manajemen tidak menggubris, hingga akhirnya dia berlabuh di Persipura Jayapura. Catatannya di Persipura masih cukup baik. Yevhen bermain sebanyak 26 laga dengan mengemas delapan gol. Sayangnya dia gagal membawa Persipura bertahan di Liga 1. Saat itu Persipura harus terdegradasi ke Liga 2.
Yevhen kemudian melanjutkan petualangannya ke Vietnam dengan memperkuat Nam Dinh FC yang berkompetisi di V.League 1. Namun, dia hanya bermain di satu laga selama 40 menit dan gagal mencetak gol. Petualangannya di Vietnam berlangsung sangat singkat sebelum dilepas oleh klub tersebut.
Perjalanannya pun berlanjut ke Otelul Galati yang mentas di kasta kedua liga Rumania. Dia bergabung di awal musim ini. Catatan statistiknya tidak begitu mentereng. Pemain yang akrab disapa Baha itu hanya memainkan 13 laga di semua kompetisi dengan torehan tiga gol. Kontrak Baha bersama Otelul Galati hanya setengah musim. Per 1 Januari 2023 , dia resmi berstatus free agent.
Yevhen pun memahami kedatangannya kembali di skuad Laskar Sembada dalam situasi yang tidak mudah. Tugas yang dia emban tidak mudah. Harus menjadi solusi di lini depan Super Elja setelah striker sebelumnya, Mychell Chagas, tak mampu memberikan kontribusi maksimal. Meski begitu, dia bertekad bisa membawa PSS tetap bertahan di Liga 1 musim depan. “Serta membantu coach Seto mewujudkan keinginannya membuat PSS menjadi lebih baik lagi. Harapannya kita bisa membuat musim ini bagus dan hasil yang baik di akhir kompetisi,” ujarnya dengan optimis.
Yevhen juga menyampaikan pesan kepada Sleman Fans. Dia ingin tetap mendapatkan dukungan seperti pertama kali dia datang ke Bumi Sembada. Baginya, suporter adalah salah satu alasan kuat dirinya jatuh cinta dengan PSS Sleman. "Harapannya, kembalinya saya di sini masih dengan rasa yang sama seperti sebelumnya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk PSS dan suporter. Berkontribusi terbaik yang saya bisa lakukan," pungkasnya. (tyo/din) Editor : Editor Content