MEITIKA CANDRA LANTIVA, Sleman, Radar Jogja
Athi' mengaku beruntung dan tak hentinya mengucap syukur. Dia diterima di universitas yang didambakan, menjadi mahasiswa program magister di Inggris. Dia mendapatkan kesempatan meneruskan pendidikan melalui beasiswa Indonesia maju (BIM).
Athi' dikenal gadis ulet dan cerdas. Dia pantang menyerah dan suka belajar. Pantas saja segudang prestasi diraihnya. Saat kuliah di UNY, dia aktif mengikuti berbagai perlombaan. Salah satunya berhasih menyabet juara satu dan meraih medali emas pada ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) divisi poster digital. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbudristek.
“Prestasi ini mendapatkan apresiasi kampus (UNY) sebagai rekognisi pembelajaran lampau (RPL). Sehingga saya bisa diwisuda tanpa skripsi,” ungkap Athi'k, Sabtu (31/12). Ia merupakan alumnus UNY, lulus program sarjana (S1) Februari 2022 lalu. Dengan masa tempuh lebih cepat yakni tiga tahun empat bulan. Dia menempuh Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan lulus dengan predikat cum laude.
Selama kuliah, gadis asal Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, ini juga aktif mengikuti program merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) di pelosok Madura. Dia juga peraih juara 1 mahasiswa berprestasi UNY 2021.
Dalam LIDM pula dia menyabet juara 1 talent challenge. Dalam acara Persembahan Puncak Prestasi Talenta Indonesia akhir tahun, yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kemudian pada 29 Desember, prestasi Athi' mendapatkan apresiasi dari Puspresnas. Melalui BIM yang merupakan bagian dari Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI), ia mendapatkan kesempatan yang tak dinyana-nyana. “Ya, bisa mendaftar BIM tanpa kurasi,” ucapnya senang.
BIM merupakan beasiswa yang diberikan Kemdikbudristek bersama LPDP kepada peserta didik berprestasi. Baik pada ajang lomba, kompetisi ataupun festival yang diselenggarakan dan diakui oleh Kemdikbudristek melalui Puspresnas.
Di Inggris, Athi’ mengambil studi lanjut School of Physics, Universitas Bristol. Dengan program studi, MSc in Nanoscience and Functional Nanomaterials.
Diketahui, perguruan tinggi dambaannya ini masuk dalam top 10 University di UK dan 61 di dunia. Universitas Bristol juga masuk dalam top 5 di UK untuk riset.
Sekolah ini diakui di seluruh dunia. Sebagai pusat penelitian studi mekanika kuantum, semikonduktor, benda terkondensasi dan fisika logam, sinar kosmik dan astrofisika, glasiologi, interferometri sinar-X, optik topologi, dan yang baru-baru ini, ilmu nano dan ilmu informasi kuantum. Sesuai dengan bidangnya.
“Saya berterimakasih kepada UNY sebagai kawah candradimuka, tempat saya menimba ilmu yang telah mengapresiasi dan mendukung giat-giat prestasi saya ini,” katanya.
Dia juga mengajak anak muda, utamanya mahasiswa agar tidak putus asa dalam meraih ilmu. Sebab, melalui ilmu itulah yang menghantarkan seseorang meraih kesuksesan. (laz) Editor : Editor Content