Sekprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, pada prinsipnya daerah akan ikut melaksnakan kebijakan dari pusat. Sehingga daerah akan segera menerbitkan kebijakan penanganan Covid-19 di level daerah. Menurut dia, jika kebijakan pusat menanggapi ini sudah landai dan bisa dicabut PPKM tidak jadi persoalan bagi pemprov. “Tentu nanti daerah akan koordinasi nanti akan ada kebijakan lokal.," katanya ditemui di Kompleks Kepatihan Rabu (21/12).
Meski begitu, Aji belum bisa menjelaskan aturan detailnya terkait penerapan kebijakan pembatasan level lokal paska nanti pemerintah mencabut PPKM. Ini perlu dilakukan rapat evaluasi untuk menentukan sektor-sektor mana saja yang perlu dilakukan pengetatan jika PPKM benar adanya dicabut pemerintah. Pemprov bersama pemkab dan pemkot akan melakukan evaluasi. “Terutama mana saja yang prokes itu harus kita kencangkan. Kita kan belum tahu dicabut PPKM-nya apakah nanti juga ada aturan lainnya kan. Pasti dengan dicabut itu bukan berarti tidak ada aturan lagi," ujarnya.
Kendati begitu, tren penambahan kasus positif Covid-19 di DIJ memang telah melandai. Sebelumnya, kasus positif di wilayah ini sempat melonjak dengan rata-rata penambahan lebih dari 100 kasus dalam sehari. Saat ini rata-rata penambahan kasus positif berkisar antara 20-30 kasus perharinya. "Sudah melandai, kita naik sedikit sebulan lalu tapi sekarang sudah landai lagi," jelasnya.
Pun meski wacana pencabutan PPKM telah beredar, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap penularan Covid-19 . Sebab, penularan Covid-19 belum sepenuhnya berakhir. "Tentu juga tidak ada larangan kan bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan dan prokes," tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD DIJ Biwara Yuswantana mengingatkan kembali masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan juga sebagai tindak lanjut akan ada 7 juta lebih orang yang bermobilitas di DIJ selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang. “Pasti suatu saat akan turun di mal, obyek wisata entah itu di destinasi kuliner dan sebagainya. Dan itu akan mnimbulkan interaksi,” tuturnya. (wia/pra) Editor : Editor Content