Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Restoran di Jogjakarta Siap Sambut Wisatawan Libur Nataru

Editor News • Selasa, 20 Desember 2022 | 23:11 WIB
MENUNGGU : Suasana restoran di Kabupaten Sleman, Selasa (20/12). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
MENUNGGU : Suasana restoran di Kabupaten Sleman, Selasa (20/12). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - PHRI DIJ tengah bersiap menyambut kedatangan wisatawan saat momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru). Tak hanya hotel yang mulai kebanjiran tamu, sektor restoran juga tengah bersiap melayani wisatawan.

Wakil Kepala Bidang Resto PHRI DIJ Aldi Fadhil Diyanto mengatakan restoran dibawah keanggotaan PHRI DIJ mulai bersiap. Salah satunya dengan menggelar even sebagai penarik kunjungan. Ini juga sebagai momentum para pengelola restoran untuk kembali bangkit pasca pandemi.

"Kami biasanya mengikuti reservasi hotel. Forecast hotel mulai tanggal 20 sudah ada pergerakan tamu masuk. Lalu pada 24-30 Desember ini puncaknya di situ," jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (20/12).

Meski tak menyebut angkanya secara pasti, Aldi mengatakan permintaan bahan pokok di kalangan restoran juga turut meningkat. Sementara harga bahan pokok di pasaran terpantau naik.

Kondisi ini menjadikan para pengelola restoran harus putar otak agar tetap bisa mengambil untung. Beberapa restoran bahkan harus menyiasati dengan menu-menu paket. Menu yang pembuatannya tak menggunakan bahan pokok yang sedang naik, digabung dengan menu lainnya.

"Kami tidak bisa serta merta menaikkan harga karena ini menyangkut market juga nanti. Misalkan langsung dirubah padahal yang lain tidak, akan mengurangi pembeli," katanya.

Aldi memprediksi nantinya tamu restoran akan datang baik secara rombongan maupun kelompok-kelompok kecil.

"Rombongan, karena ini juga berhubungan dengan libur sekolah. Nanti liburan sekolah dan juga nataru banyak yang liburan bersama keluarga. Otomatis tamunya akan menjadi mix," ujar Aldi. 

Dia memastikan sebanyak 300 anggota restoran di bawah naungan PHRI DIJ tak akan memberi harga nuthuk. Ini karena pihaknya selalu melakukan pengawasan dan edukasi kepada pengelola resto. 

"Libur nataru harapannya bisa dimanfaatkan dengan baik tidak hanya untuk anggota PHRI saja. Dan juga bisa memberikan imahe yang positif kepada wisatawan," harapnya. (isa/dwii) Editor : Editor News
#wisata jogjakarta #Nataru Jogjakarta #Libur NATARU #PHRI DIJ