RADAR JOGJA - Antusias masyarakat untuk mengikuti event fun run turut berdampak pada penjualan atribut lari. Khususnya sepatu, menjadi barang yang paling banyak dicari. Namun, pemilihan sepatu untuk lari juga harus tepat.
Pemilik toko olahraga Konco Lari Muhammad Miftakhul Huda menjelaskan, sepatu menjadi penting agar lari menjadi aman dan nyaman. Dia merinci, ada tiga jenis sepatu, yakni road-running shoes, trail-running shoes, dan cross-training shoes.
Road-running shoes, kata Huda, biasanya digunakan untuk lari di jalan, trotoar, atau permukaan yang datar. Jenis trail-running shoes, digunakan di track yang berat seperti dipenuhi batu dan lumpur. Sepatu ini dapat memberikan stabilitas dan perlindungan. Sedangkan cross-training shoes, digunakan untuk pengguna gym. "Penggunaan beda dan harga beda. Sepatu trail khusus medan berat, lebih mahal," ungkapnya kemarin (18/11).
Selain menjual sepatu, Huda juga menyediakan legging, jersey, kaos kaki, smart watch, running cap, calf compression betis, dan jacket trail running. “Jadi awalnya fokus sepatu nah mulai sekarang mulai banyak apparel buat lari," lanjutnya.
Awalnya, Huda mengaku iseng menjual atribut lari. Dia sebelumnya hanya membeli untuk diri sendiri karena hobi berlari. Namun justru sering mendapat titipan oleh teman-temannya. Setelah melakukan penjualan online, kini Huda juga memiliki kios di wilayah Jalan Janti. “Penjualan naik saat pandemi, orang bingung ngapain. Akhirnya hobi lari,” sebutnya.
Sementara itu, runner asal Jogja Yorri Nugraha mengaku, lebih memilih sepatu dibandingkan atribut lainnya. Karena tidak murah, Yorri selalu membeli sepatu lari saat ada potongan harga. “Kalau jersey hampir nggak pernah karena sudah include dengan race pack," katanya.
Menurutnya, event fun run kini semakin menjamur karena kondisi pandemi Covid-19 yang mulai kondusif. “Aku sudah berapa kali hari Minggu ini ikutan fun run. Besok Minggu juga ada," jelasnya. (lan/eno) Editor : Editor Content