Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir

Editor Content • Kamis, 17 November 2022 | 14:44 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga mewaspadai potensi hujan lebat di sertai angin kencang dan petir. Kondisi ini diprediksi akan terjadi dalam tiga hari ke depan."Potensi ini akan terjadi di seluruh wilayah Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ)," tegas Kepala Kelompok Foreskater BMKG Yogyakarta International Aiport (YIA) Romadi kemarin (16/11).

Menurutnya, penyebab hujan lebat karena adanya pola tekanan rendah di barat Sumatera. Ditambah pola tekanan tinggi di barat daya Australia dan pola tekanan tekanan tertutup di barat daya Kalimantan. Hal ini menyebabkan terjadinya pola pertemuan angin atau konvergensi di hampir sebagian besar wilayah Jawa. Termasuk DIJ. "Para penambang pasir di sekitaran lereng Merapi juga harus hati-hati, bila terjadi hujan seharian bisa mengakibatkan banjir lahar dingin," terangnya.

Potensi hujan rata-rata terjadi pada siang hingga malam hari. Sementara puncak musim hujan di wilayah DIJ diperkirakan akan terjadi pada akhir Desember hingga akhir Januari 2023. "Karena hujan bisa terjadi sepanjang hari yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor," imbuhnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Makwan mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Sleman bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana hidrometeorologi."Sudah ada apel siaga dalam rangka menghadapi bencana hidrometeorologi. Kemudian kami juga menyiapkan posko 24 jam terus selalu update informasi berkaitan dengan ancaman,’’ jelasnya.

Seluruh OPD terkait telah mempersiapkan segala sesuatunya. Makwan menyebut di antaranya Dinas Sosial, Dinas kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Makwan juga melaporkan kondisi angin lebat disertai angin kencang dan petir membuat sejumlah pohon tumbang di wilayah Sleman. Pohon tumbang terjadi tersebar di Kapanewon Sleman, Prambanan, dan Berbah.

Di wilayah Kota Jogja, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja, menangani tiga kasus kebencanaan akibat hidrometeorologi kemarin (16/11). Kejadian meliputi dua pohon tumbang dan satu rumah roboh.

SPV Regu 4 Pusdalops PB BPBD Kota Jogja Ma’ruf membenarkan, pihaknya dapat tiga laporan permintaan bantuan. Akibat terjadinya hujan lebat disertai angin kencang yang mengakibatkan terjadinya beberapa bencana hidrometeorologi. “Dalam penanganan, TRC BPBD Kota Jogja dibantu Bhabinkamtibmas, KTB Terban, komunitas relawan, dan warga,” bebernya.

Tempat kejadian pohon tumbang pertama di jalan AM Sangaji, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Jogja. Pohon menimpa pos satpam SD Tumbuh dan tempat parkir. Tinggi pohon mencapai 10 meter dengan diameter 70 sentimeter.

TKP pohon tumbang kedua adalah di Pasar Terban. Tinggi pohon tujuh meter dengan diameter 40 sentimeter. Tumbangnya pohon sempat mengganggu akses jalan. Sementara TKP bangunan rumah roboh berada di Pringgokusuman RT 61 RW 18, Gedongtengen, Kota Jogja. Bangunan roboh dengan luas 15 meter kali 10 meter milik Supriyono. “Saat ini belum terkondisi, tapi rumah tidak dihuni. Jadi nihil korban,” lontarnya.

Ma’ruf mengimbau, agar warga selalu memantau informasi cuaca. Baik dari media massa atau pun media elektronik untuk mengetahui kondisi di wilayahnya. Warga pun diharap mempersiapkan diri dan lingkungan, ketika wilayahnya terjadi kejadian bencana. “Dan jangan lupa untuk selalu menyimpan nomor-nomor penting dalam kegawatdaruratan. Agar ketika ada kejadian bencana di sekitar, dapat segera menghubungi petugas sesuai dengan kejadiannya,” pesannya.

Ma’ruf pun menekankan, warga untuk menghindari pohon. Terutama pohon yang memiliki batang tinggi dan ranting lebat. “Serta (hindari juga, Red) bangunan yang rawan, ketika ada angin yang lebat,” tegasnya.(lan/fat/din) Editor : Editor Content
#DIJ #Waspadai Hujan Lebat #BMKG