Taufiqurrahman, PH Fernandito Aldrian Saputra secara tegas menyatakan keberatan atas putusan majelis hakim PN Jogja yang menjatuhi kliennya pidana penjara enam tahun. “Kami katakan, ini putusan yang zalim. Ini zalim dan sesat karena berawal dari penyidikan yang direkayasa,” ucapnya.
Taufiqurrahman bahkan telah melaporkan proses penyidikan yang terindikasi obstruction of justice ke Propam Polda DIJ. “Ada upaya menghalangi penyidikan (kasus klithih Gedongkuning, Red). Menutupi siapa pelaku sesungguhnya,” sebutnya.
Upaya untuk menutupi pelaku klithih Gedongkuning yang sebenarnya, kata Taufiqurrahman, dilakukan dengan merusak barang bukti. Polisi menurunkan kualitas CCTV yang dihadirkan dalam persidangan. “Supaya tidak terlihat pelakunya,” ujarnya.
Polisi juga menghadirkan gir motor sebagai alat bukti. Tapi, gir itu telah dicuci. “Sidik jari tidak ada. Mungkin hal paling dihindari. Jelas-jelas bukti gir beroli yang disita, oleh penyidik dicuci. Itu nggak benar, nggak boleh. Kalau ada darahnya, ya biar saja. Itu yang sebenarnya,” ungkapnya.
Yogi Zul Fadhli, PH Andi Muhammad Husein Mazhahiri juga menyebut, majelis hakim PN Jogja tidak melihat fakta persidangan secara utuh. Lantaran mengesampingkan semua alat bukti yang diajukan PH para terdakwa. “Indikasi cacat. Harus dipahami, Andi awam hukum, saat pemeriksaan pertama telah mengalami kekerasan oleh polisi saat dibawa (BAP, Red) ke Polsek Sewon,” sebutnya.
Yogi juga menyebut, Andi tidak ada di tempat kejadian perkara (TKP) saat peristiwa penganiayaan terhadap Daffa Adziin Albsith terjadi. Itu dibuktikan dengan rekaman CCTV di sekitar Druwo pada 3 April 2022 sekitar pukul 02.30. Selain itu, juga ada kesaksian dari lima orang teman Andi yang membeberkan rute perjalan mereka. “Kami kecewa dengan keputusan hakim yang mengesampingkan alat bukti ini,” sesalnya.
Terkait dengan rekam lini masa, Yogi menyebut sudah tak dapat diakses. Lantaran gawai milik Andi sempat disita oleh polisi. “Tracking pernah diupayakan, tapi tidak terdeteksi. Dalam arti, data sudah tidak ada ketika kami sudah mendapat lagi HP-nya (Andi, Red),” tandasnya. (fat/laz) Editor : Editor Content