Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Melihat Talang Londo di Kecamatan Secang

Editor Content • Minggu, 6 November 2022 | 17:46 WIB
JARING ATLET: Dua atlet taekwondo putra tengah bertarung di nomor kyuruki ajang Kejurda Taekwondo DIJ 2022 di GOR Amongrogo, Kota Jogja, Minggu (19/6).(ANA R DEWI/RADAR JOGJA)
JARING ATLET: Dua atlet taekwondo putra tengah bertarung di nomor kyuruki ajang Kejurda Taekwondo DIJ 2022 di GOR Amongrogo, Kota Jogja, Minggu (19/6).(ANA R DEWI/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Di Kabupaten Magelang, ada destinasi wisata yang memanfaatkan bangunan peninggalan zaman Belanda. Yakni Talang Londo yang berada di Dusun Kaligaleh, Kalijoso, Secang. Destinasi ini mengusung tema air di aliran Sungai Manggis, yang berhulu dari wilayah Kabupaten Temanggung.

Talang Londo ini merupakan saluran irigasi yang dibangun sekitar 1880-an. Lantas, kembali direhabilitasi pada 1901. Bahkan, masih berfungsi dengan baik hingga sekarang.

Lokasi menuju wisata Talang Londo ini cukup mudah. Dari pertigaan lampu merah Jalan Raya Magelang-Semarang, belok kiri sekitar 300 meter. Lalu, belok lagi ke arah kiri kurang lebih 400 meter. Dari lokasi itu, pengunjung juga bisa melihat panorama alam berupa persawahan dan bukit.

Pengelola Talang Londo Prastiyo mengatakan, dulunya tempat itu tidak terawat. Bahkan, kerap disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Termasuk mencoret dinding penyangga talang, hingga banyaknya sesajen.

Namun, sejak Talang Tondo diubah menjadi destinasi wisata, sudah tidak ada lagi tangan-tangan jahil. Dia menyebut, wisata ini sudah digagas sejak 2019. Pada awal 2020, para warga mulai membersihkan dan menata tempat itu dengan dana seadanya.

Photo
Photo


Lantaran sebelumnya, banyak para pesepeda dari luar daerah yang sekadar ingin melihat saluran air peninggalan Belanda itu. Kemudian, terbersit untuk memanfaatkannya sebagai destinasi wisata, sekaligus ikon di Kecamatan Secang.

Pada 2020 akhir, wisata ini mulai menyajikan wahana perahu kano di aliran Sungai Manggis. "Sambil kami berpikir mau seperti apa (pengembangan lainnya, Red). Lalu, awal 2021 kami bangun beberapa fasilitas lagi," ujarnya di lokasi Jumat (4/11).

Adapun fasilitas tersebut yakni kuliner, spot foto, taman bermain, hingga tempat pertemuan. Untuk tiket, pengunjung dapat membayarnya Rp 5 ribu per orang. Tapi, jika ingin naik perahu, juga dikenakan biaya Rp 5 ribu per orang dengan kapasitas enam orang dewasa.

Prastiyo mengatakan, Talang Londo ini dikelola oleh BUMDes Kastara. Saat hendak mengelolanya, mereka juga mengajukan izin kepada Progo Bogowonto Luk Ula (Probolo) selaku penanggungjawab atas Talang Londo tersebut. Ketika hujan dan volume air semakin banyak, air tersebut kerap jatuh. "Yang penting pengaturan di pintu airnya. Memang pengunjung senang, tapi dari pihak pengairan ya mubazir," kata Prastiyo.

DAYA TARIK: Destinasi wisata air di Kabupaten Magelang memang banyak. Termasuk Talang Londo yang terletak di Dusun Kaligaleh, Kalijoso, Secang.(Naila Nihayah/Radar Jogja)
DAYA TARIK: Destinasi wisata air di Kabupaten Magelang memang banyak. Termasuk Talang Londo yang terletak di Dusun Kaligaleh, Kalijoso, Secang.(Naila Nihayah/Radar Jogja)


Dia menyebut, rata-rata kunjungan per minggu berada di angka 150-an. Meski masih terbilang sederhana, namun wisata ini akan terus berbenah. Untuk mengoptimalkan potensi yang ada di desa tersebut.

Talang Londo ini buka setiap hari, mulai pukul 08.00-16.30. Tapi, bisa saja tutup lebih akhir jika kondisi masih ramai. Prastiyo mengatakan, saat hari libur kunjungan paling ramai mulai pukul 10.00 lebih. Tempat itu juga kerap digunakan untuk berbagai pertemuan.

Di Kecamatan Secang, destinasi wisata termasuk paling sedikit. Harapannya, dengan Talang Londo ini, dapat menjadi mendongkrak dari pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, banyak warga yang akan mendapat manfaat dari wisata tersebut. (aya/eno) Editor : Editor Content
#Magelang #Talang Londo