Hal itu diwujudkan dengan menggelar Jogja Business Day (JBD) di Tara Hotel Jogja pada 20 Oktober 2022 dan Asita Jogja Travel Fair (AJTF) di Jogja City Mall pada 21 hingga 23 Oktober 2022. Ketua DPD Asita DIJ sekaligus Ketua Panitia JBD dan AJTF 2022 Hery Setyawan mengatakan, event ini merupakan gelaran kedua yang dihelat Asita DIJ. Setelah tahun lalu. "Tujuannya mengembangkan potensi anggota, menggali potensi pariwisata sehingga industri pariwisata maju, dan masyarakat merasakan dampaknya," kata Hery dalam jumpa pers, Senin (17/10).
Hery menyebut, untuk memulai kembali setelah pandemi bukan hal yang mudah. Karena itu kegiatan promosi perlu kembali digencarkan. Hery mengaku, bersama PHRI dan pelaku wisata lainnya di DIJ barusan mengikuti event promosi di Frankfurt, Jerman. Kini Asita menggelar event yang dibesut sendiri, melalui JBD dan AJTV. Dalam JBD para seller akan menawarkan produknya kepada buyer, lalu buyer akan mengkombinasikan sehingga tercipta paket-paket wisata baru. "Asita tetap akan dilakukan penawaran berbagai paket wisata tersebut langsung kepada konsumen atau masyarakat melalui ajang AJTF," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Hery juga berharap melalui kegiatan ini juga kembali mengenalkan keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA). Menurut dia, YIA yang mampu didarati pesawat terbesar di dunia, bisa menjadi hub penerbangan internasional. Hery memimpikan nantinya penerbangan ke Australia bisa transit di YIA. "Yang harapannya bisa kami ambil peluangnya," kata dia.
Penggagas JBD Malia Sayuti menambahkan, kehadiran JBD maupun AJTF sebagai upaya update product knowledge pariwisata. Karena itu, dalam kegiatan JBD ini didatangkan beberapa pelaku wisata di luar DIJ. Tujuannya supaya pelaku wisata di DIJ bisa membuat produk atau paket baru tidak hanya dari DIJ tetapi dikombinasikan dengan produk wisata wilayah lainnya. Dia menyebut, .mengundang setidaknya 25 seller dari dalam, maupun luar DIJseperti Taman Safari, Dinas Pariwisata Bengkalis atau Lebak. "Jadi produk yang dihasilkan nanti tak hanya Jogja dan sekitarnya tapi dikombinasikan dengan daerah lain," ungkapnya. (vis/pra) Editor : Editor Content