Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diawali Mengheningkan Cipta untuk Tragedi Kanjuruhan

Editor Content • Senin, 3 Oktober 2022 | 13:12 WIB
DIBORGOL: Mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) memakai rompi tahanan resmi ditahan KPK, Jakarta, kemarin (3/6). KPK menetapkan HS sebagai tersangka kasus suap perizinan apartemen. Selain HS, KPK juga menahan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Jogja Nurwidhih
DIBORGOL: Mantan Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (HS) memakai rompi tahanan resmi ditahan KPK, Jakarta, kemarin (3/6). KPK menetapkan HS sebagai tersangka kasus suap perizinan apartemen. Selain HS, KPK juga menahan Kepala Dinas DPMPTSP Kota Jogja Nurwidhih
RADAR JOGJA - Konser boyband Westlife diwarnai dengan matinya lighting dan big screen. Sebelumnya, menjelang konser boyband asal Irlandia itu sempat diwarnai hujan deras.
“I will make it very spesial to be honest we love Indonesia, I give great show (Kami akan membuatnya tetap spesial, Red),” ujar Shane Filan di Kompleks Candi Prambanan, tadi malam (2/10).

Bertajuk The Wild Dream Tour, konser dibuka dengan lagu Uptown Girl. Dilanjutkan lagu When You're Looking Like That, dan Fool Again. Ribuan penonton ikut bernyanyi. Boyband beranggotakan empat orang yakni Shane Filan, Mark Feehily, Kian Egan, dan Nicky Byrne ini tetap memberikan penampilan terbaik.

“Big Screen is not working properly (layar lebar tak bekerja), lighting not working properly (lampu tidak bekerja dengan semestinya). We love Indonesia, we don't want go home (kami cinta Indonesia, kami tidak akan pulang),” kata Shane Filan.
Di tengah acara, mereka sempat menyanyikan lagu ulang tahun untuk Nicky Byrne yang berulang tahun di bulan Oktober.

Sebelumnya, Westlife sukses manggung di Jakarta dan Surabaya. “We will give you greatest show (kami berikan kalian pertunjukan yang besar), turn on flash light (nyalakan lampu kalian),” ujarnya.

Sebelum konser dimulai, diawali dengan mengheningkan cipta untuk mendoakan korban tragedi sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan lebih dari 130 orang itu. “Mari kita mengheningkan cipta, karena sudah terjadi sebuah tragedi di Kanjuruhan Malang, pada malam 1 Oktober 2022,” ujar sang pembawa acara. (lan/laz) Editor : Editor Content
#westlife #candi prambanan