Gadis cantik yang mengidolakan model Kimmy Jayanti ini, sudah menyukai dunia modelling sejak kecil. Bahkan, dari kecil sudah senang berpose dan difoto. Seiring berjalannya waktu, dia mulai nyaman dan tertarik untuk menggelutinya. "Semakin yakin waktu kuliah semester tujuh, itu saya mulai otodidak belajar modelling lewat YouTube," kata Roro sapaan akrabnya kepada Radar Purworejo Jumat (30/9).
Uniknya, dia adalah lulusan kampus pelayaran yakni UNIMAR AMNI Semarang jurusan S1 Transportasi. Banyak yang tidak percaya bahwa anak lulusan kampus dengan background pendidikan semi militer tetapi justru menjadi seorang model.
"Banyak yang heran, modelling kan identik dengan berlenggak-lenggok, feminim tapi kuliahnya di kampus yang tegas dan disiplin. Gampangannya, tidak boleh menye-menye. Sebenarnya, model itu hanya hobi tapi saat ini menjadi pekerjaan. Pekerjaan yang sesuai dengan hobi," jelas dia.
Sebenarnya, Roro bercita-cita ingin menjadi seorang pramugari. Namun, ternyata dia ditakdirkan menjadi seorang model yang kini bergabung dengan Astha Modelling di Semarang. "Nggak dibolehin sama mama, takut kalau saya bekerja di pesawat mikirnya udah macem-macem. Awalnya jadi model juga kurang setuju, tapi saya buktikan dengan prestasi di dunia model dan di-support sampai sekarang," ujar anak keempat dari lima bersaudara itu.
Terjun ke dunia model, bermula dari keisengannya mengikuti audisi di salah satu manajemen model di Semarang yaitu Astha Model Management. Tak disangka, hal itu membuahkan hasil dan lolos. Dari situ, dia mulai percaya diri untuk sharing dan mencari ilmu dengan model yang lebih berpengalaman hingga mendapatkan job dengan brand dan event ternama.
Misalnya, Semarang Fashion Convention 2020 & 2021, Semarang Fashion Trend 2022 yang diikuti oleh designer seluruh indonesia, dan sebagainya. Berkat pengalaman-pengalamannya itu, dia juga pernah masuk 15 besar finalis ajang Puteri Indonesia mewakili Jawa Tengah pada 2022 ini.
Dalam waktu dekat, hingga Oktober nanti dia juga menjadi model dalam event Solo Batik Fashion 14 di Pendhapi Gedhe Balaikota Surakarta. "Event itu diikuti designer se-Indonesia dan luar negeri. Sebelum menjadi model di acara tersebut ada audisinya dulu. Alhamdulillah lolos," kata alumni SMP N 23 Purworejo dan SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo itu.
Meski sering tampil diberbagai event besar, Roro mengaku masih sering gugup. Terlebih, saat tampil di depan pejabat atau orang-orang ternama. Namun dia harus tetap profesional dan mengontrol diri untuk tetap terlihat tenang. "Wajib ngemil dan senam wajah sebelum perform biar nggak tegang," ucapnya.
Dia sangat ingin menjadi model profesional yang bisa keliling Indonesia bahkan dunia. "Senang bisa bergabung di manajemen itu (Astha Model). Menjadi awal saya menapaki karier sebagai model hingga saat ini. Sekarang juga aktif di dunia selebgram jadi influencer, lebih tepatnya reviewer jajanan dan makanan," tandas Roro. (han/eno) Editor : Editor Content