Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hotel Kucing Jadi Alternatif Penitipan

Editor Content • Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:12 WIB
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Masyarakat perkotaan memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. Kendati begitu, memelihara binatang juga merupakan kebutuhan. Sebab peliharaan membantu melepas penat akibat suntuk dengan rutinitas pekerjaan. Hotel kucing pun kini jadi Life Style, lantaran memberi ruang tengah bagi kenyamanan pemilik dan si anak bulu (anabul).

Salah satu penyedia layanan premium penitipan kucing sehat adalah Skypiea Pet & Vet. Hotel kucing ini berlokasi di Dayakan, Sardonoharjo, Ngaglik, milik drh Pratika Ajisamputi Sukoharjo. Perempuan 28 tahun itu, mulai membuka layanan hotel kucing pada November 2021. “Awalnya, (alasan, Red) mau buat cat hotel karena bingung,” sebutnya dihubungi Radar Jogja.

Lulusan Fakultas Kedokteran Hewan UGM ini memiliki 5 kucing. Suatu ketika, dia harus melakukan perjalanan ke luar kota. Pratika pun merasa dilema untuk menitipkan anabulnya ke klinik hewan biasa. Lantaran biasanya, kucing-kucing itu akan dikurung dalam kandang. “Sementara mereka (kelima kucing miliknya, Red) ini nggak pernah di kandang,” ucapnya.

Berawal dari pengalaman itu, Pratika bertekad untuk membuat hotel kucing. Dia ingin menyediakan fasilitas bagus dengan fasilitas kesehatan yang terjamin bagi kucing. Di sisi lain, Pratika pun dapat menerapkan pengetahuan dan ilmu yang diserap selama mengenyam bangku kuliah. “Jadi hotel kucing itu istilah untuk penitipan kucing sehat,” lontarnya.

Photo
Photo
Pratika Ajisamputi Sukoharjo.(DOKUMENTASI PRIBADI)

Pratika menyediakan dua tipe kamar bagi kucing yang ingin menginap. Tipe pertama merupakan VIC (very important cat) dengan harga Rp 40 ribu per kamar per malam. Ada enam kamar untuk dinding yang terbuat dari kayu di tipe tersebut. Tipe kedua adalah VVIC (very very important cat) dengan harga Rp 45 ribu per kamar per malam. Sama dengan tipe sebelumnya, tipe ini juga tersedia untuk enam kamar. Namun, kamar terbuat dari aluminium dan lebih luas. Sehingga untuk kamar tipe VVIC memiliki daya tampung dua kucing. “Total, kapasitas kami mencapai 18 ekor kucing,” bebernya.

Tersedianya dua tipe kamar di Skypiea jadi pembeda hotel kucing ini dengan tempat penitipan hewan umumnya. Lantaran mayoritas tempat penitipan kucing di DIJ menggunakan kurungan besi. “Kami usahakan, hotel bersih dan nyaman. Spesialnya di tempat kami ada waktu bermain buat kucing, tidak 24 jam dikurung di kandang,” ungkapnya.

Hotel kucing ini juga dilengkapi dengan CCTV. Pemilik yang menitipkan anabul ke hotel ini diberi akses untuk melihat aktivitas kucingnya. “Kayak day care anak, saya sebagai dokter hewan juga mengawasi langsung,” tegasnya.

Pratika mengaku paling banyak menerima booking saat Lebaran 2022 lalu. Bahkan booking sudah masuk sejak Februari, dan penuh saat Maret. “Padahal kemarin itu Lebarannya awal Mei,” ujarnya.

Namun, pelanggan Pratika juga ada yang menitipkan kucing karena sedang sakit dan dirawat. Sehingga tidak dapat mengurus kucing. “Ada juga yang lagi renovasi rumah, titip kucingnya sampai dua bulan,” paparnya.

Nah, untuk dapat melakukan reservasi di hotel kucing ini, Pratika menerapkan syarat khusus. Syarat utama adalah kucing telah mendapat vaksin. Syarat kedua, kucing tidak dalam keadaan sakit dan kutuan. “Kemudian memberikan data kucing. Seperti jenis kelamin dan sudah steril atau belum. Informasi tentang sterilisasi kucing penting, karena berkaitan dengan treatment bermain,” tandasnya. (fat/eno) Editor : Editor Content
#Hotel Kucing