Langkahnya sempat terhenti di gapura Dagen Malioboro. Setelahnya berjalan kaki menyusuri jalan Dagen menuju arah barat. Hingga akhirnya berhenti di outlet bakpia di kawasan tersebut.
Penny menyempatkan diri berbincang dengan pemilik outlet. Dia juga menjajal sejumlah varian rasa. Hingga akhirnya menjatuhkan pilihan pada varian rasa kacang hijau dan nanas.
"Suka sekali karena belum pernah (mengicipi) dimanapun. Dulu memang pernah ke Jogja tapi belum sempat mencoba bakpia," kesannya ditemui di outlet Bakpiapia jalan Dagen, Gedongtengen, Kota Jogja, Selasa (13/9).
Penny terkesan dengan rasa manis bakpia. Dia juga sempat menjajal produk Slim Pia juga Blasteran. Baginya pengalaman pertama ini sangatlah menyenangkan dan mengesankan.
"Slim pia buat kenyang dan enak, juga suka yang fruit. Kacang hijau dan nanas," katanya.
Sang pemilik Bakpiapia Marizna mengaku senang atas kunjungan Penny Williams. Sebelumnya dia memang mendapatkan kabar dari Kedutaan Besar Australia untuk Indonesia. Bahwa Penny Williams akan berkunjung ke outlet miliknya.
Dia sempat menjelaskan detil produknya kepada Penny. Untuk slim pia memang memiliki komposisi yang sehat. Terdiri dari beras hitam, porang dan pati garut.
"Tadi ngicipi bakpia dan varian baru slim pia. Tapi memang yang jadi favorit itu kacang hijau sama nanas karena memang suka buah," ujarnya.
Produknya sendiri sudah menembus pasar Australia. Tak hanya sekadar ekspor tapi produksi tetap. Sehingga produk yang tersaji selalu segar dan baru.
"Kita sudah buka di Australia sejak 2018. Kalau ekspor tidak mungkin karena tidak tahan lama jadi produksi langsung di sana. Kalau di Australia namanya dikenal mung bean pastry," katanya. (Dwi) Editor : Editor News