Juru Bicara PT. Setia Mataram Tri Tunggal Surya Ananta memastikan pihaknya siap mengelola kedua aset Pemprov DIJ ini. Sesuai kontrak sebagai manajemen masa transisi. Perannya memperbaiki pengelolaan manajerial Hotel Ibis Malioboro dan Malioboro Mal.
"Syukur-syukur dengan manajemen yang baru ini nanti, pengelolaan akan jauh lebih baik dan kami akan memperdayagunakan semua pihak yang ada di sana. Kami membuka kesempatan kerja dalam bidang hotel dan mal," jelasnya di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Selasa (13/9).
Ananta berharap dukungan dari karyawan lama. Agar operasional Hotel Ibis Malioboro dan Malioboro Mal tetap berjalan. Ini menjadi komitmen manajemen baru untuk pemberdayaan sumber daya yang ada.
"Kami akan usahakan pemberdayaan harus dilakukan dengan konsep-konsep yang baru dan tidak berbeda dengan apa yang sudah dibangun di kawasan Malioboro," katanya.
Sekprov Pemprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji menegaskan status bukanlah pengambilan alih. Ini karena kontrak dengan manajemen lama resmi berakhir. Untuk kemudian aset dikembalikan ke Pemprov DIJ.
Untuk mencegah berhentinya operasional, Pemprov DIJ menugaskan pengelola baru. Sehingga terpilihlah PT. Setia Mataram Tri Tunggal sebagai manajemen baru. Salah satu kewenangan adalah karyawan.
"Seandainya karyawan (lama) masih ingin bekerja dan manajemen baru membutuhkan, tetap akan bekerja. Tapi memang skemanya otomatis akan berhenti dulu dari PT. YIS (manajemen lama)," ujarnya.
Proses rekruitmen, lanjutnya, menjadi wewenang manajemen baru. Termasuk adanya kebijakan memasuki curiculum vitaee. Fungsinya sebagai pendataan karyawan baru dibawah pengelolaan manajemen yang baru.
Aji meyakini manajemen baru paham komposisi kebutuhan. Termasuk posisi yang akan diisi oleh karyawan. Proses ini bisa dengan merekrut karyawan lama.
"Pada prinsipnya pengelola baru membutuhkan karyawan yang sudah bisa dan sudah tahu tentang di situ. Jadi saya kira tinggal jumlah yang dibutuhkan saja," katanya. (Dwi) Editor : Editor News