MEITIKA CANDRA LANTIVA, Sleman, Radar Jogja
Captain Tim Reactics Janaka Yehezkiel Marco Natanael menjelaskan, perjuangan tim meraih kejuaraan tidaklah mudah, tetapi melalui beberapa tahapan. Tahapan pertama yakni tahap preliminary (pendahuluan). Pada tahap ini, peserta menyuguhkan poster yang menjelaskan tentang konsep dasar.
“Misalnya, bagaimana mobil dapat bergerak, reaksi yang digunakan pada mobil, dan fitur-fitur yang dimiliki mobil. Lalu, poster dikumpulkan dengan didukung data teknikal pendukung,” katanya kemarin (15/8).
Tim dari UGM harus bersaing dengan beberapa perguruan tinggi dari beberapa negara dalam membuat rancangan mobil dan dipresentasikan pada tahap final. Selain ITS (Surabaya), ada juga Monash University (Melbourne, Australia), University of Nottingham Malaysia (Malaysia), University of Malaya (Malaysia), hingga Taylor’s University (Malaysia) dan universitas lainnya.
“Setelah melalui seleksi tahapan pertama, Tim Reactics Janaka terpilih menjadi 10 besar finalis dan berangkat ke Malaysia untuk melakukan presentasi di depan konferensi 19th APCChE (Asian Pacific Confederation of Chemical Engineering),” bebernya.
Kemudian Tim Reactics Janaka UGM melakukan presentasi dengan memaparkan poster yang telah dipersiapkan. Selanjutnya, juri dan tamu undangan berkeliling menuju seluruh peserta sesuai urutan yang telah ditentukan.
Pada urutan kedua, Tim Reactics Janaka sukses membawakan presentasinya. Pada pesentasi itu ada tiga aspek yang ditekankan, yakni keunggulan environment, safety, dan design effectiveness.
Hal yang sangat menarik perhatian juri, menurut Marco, adalah strategi yang digunakan mobil tim Reactics Janaka dalam perlombaan itu sangat baik. Semangat serta jerih payah yang dituangkan tim Reactics Janaka terbayarkan dengan hasil akhir yang diperoleh. Hal ini berkat kekompakan tim serta bantuan dan dukungan pihak yang terlibat, termasuk mitra.
Dengan kemenangan ini, dia berharap Tim Reactics Janaka terus bersemangat dan aktif dalam mengikuti perlombaan ke depan. “Menjadi tim kebanggaan mengharumkan almamater dan bangsa,” tandasnya. (laz) Editor : Editor Content