Pemerhati seni dan budaya Jogjakarta Bambang Paningron membenarkan kabar duka tersebut. Informasi yang dia dapatkan, Jemek sudah lama sakit bronkitis. Itulah mengapa kegiatan berseninya sempat vakum beberapa waktu.
"Iya benar beliau (Jemek Supardi) telah berpulang. Udah lama kena bronchitis," jelasnya singkat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu malam (16/7).
Bambang mengenal sosok Jemek Supardi sejak lama. Baginya pria berusia 69 tahun ini memiliki semangat seni yang tinggi. Usia tak menjadi halangan baginya untuk tetap berkarya.
Dia tak menampik julukan Bapak Pantomim Indonesia sangat layak disandang oleh Jemek Supardi. Melihat konsistensinya dalam berkarya dan juga kesederhanaannnya.
"Konsistensi mas Jemek tak tertandingi, bahkan ia dianggap sebagai Bapak Pantomime Indonesia oleh kalangan pantomimer," katanya.
Dalam beberapa perbincangan, Bambang menuturkan Jemek masih ingin terus pentas. Hanya saja kesehatan tubuhnya terus menurun. Alhasil rencana ini terus tertunda hingga akhirnya berpulang.
"Dalam usia 69 tahun sebenarnya ia masih ada keinginan untuk pentas, sayang tubuhnya tidak lagi mensuport keinginannya. Swarga langgeng pak Jemek," ujarnya. (Dwi) Editor : Editor News